Arema Selalu Kebobolan di Laga Uji Coba, Begini Pembelaan Eduardo Almeida

Arema Selalu Kebobolan di Laga Uji Coba, Begini Pembelaan Eduardo Almeida
Seiya da Costa (C) LUXY WEAREMANIA

Arema selalu kebobolan di laga uji coba yang dijalani tiga kali terakhir jelang bergulirnya Liga 1 2021-2022. Pelatih Arema, Eduardp Almeida punya pembelaan sekaligus evaluasi atas hal tersebut.

Menurutnya wajar gawang sebuah tim kebobolan dalam suatu pertandingan. Asalkan hasil akhirnya Arema menang dan tak ada ketentuan agregat untuk menentukan timnya lolos atau tidak, baginya tak masalah.

Apalagi, saat ini Arema masih dalam masa persiapan di pramusim jelang Liga 1. Tentu apa pun itu akan selalu menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.

“Kami tim yang tampil menyerang, kami bermain high block. Dalam menyerag untuk meraih kemenangan tentu harus mencetak gol. Tapi, tampil menyerang itu menyisakan risiko, ada lubang di lini belakang, dan rawan kebobolan. Kami tentu menganalisa dan memperbaikinya, agar tidak kebobolan setiap saat,” kata Almeida.

Arema Selalu Kebobolan di Laga Uji Coba, Eduardo Almeida Minta Lihat Sisi Positifnya

Eduardo Almeida meminta Aremania tak hanya melihat sisi negatif bahwa gawang Arema selalu bisa dibobol tim lawan. Menurutnya, ada sisis positif yang layak diapresiasi untuk pemainnya.

Sebelumnya, Arema memenangkan empat kali laga uji coba, mulai dari mengalahkan Malang Selection 8-0, RANS Cilegon FC 6-2, PS Hizbul Wathan 4-2, dan Arema U-20 5-1. Bisa dilihat, dalam empat laga, skuad Singo Edan mampu melesakkan 23 gol (rata-rata 5,75 gol perlaga).

“Kalau melihat negatifnya saja ya memang gawang kami selalu kebobolan. Tapi, coba lihat positifnya juga, kami selalu bisa mencetak banyak gol ke gawang lawan,” imbuh pelatih asal Portugal itu.

Pujian untuk Tim Lawan

Eduardo Almeida menambahkan, bobolnya gawang Arema juga menjadi pujian tersendiri untuk lawan yang dihadapi Arema dalam laga uji coba. Dengan mencetak gol, artinya tim lawan memberikan perlawanan sengit dan tak sekadar menjadi bulan-bulanan penyerang Arema.

“Ini normal dalam sebuah pertandingan, karena Arema tidak main sendiri, tapi ada lawan. Kedua tim pasti sama-sama ingin mencetak gol. Kadang kita mencetak gol, kadang lawan yang mencetak gol. Yang lebikin gol yang jadi pemenang,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.