Arema Terancam Tanpa Banyak Pemain Lawan Persija, Milo Tenang

Arema Terancam Tanpa Banyak Pemain Lawan Persija, Milo Tenang
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Arema terancam tanpa banyak pemain saat melawan Persija Jakarta di pekan ke-28 Liga 1 2019, Sabtu (23/11/2019) sore di Stadion Kanjuruhan Malang. Sang pelatih, Milomir Seslija mencoba untuk tenang menghadapi situasi ini.

Setidaknya ada empat pemain yang terancam absen karena akumulasi kartu kuning, meski masih simpang siur. Mereka adalah Alfin Tuasalamony, Johan Farizi, Ridwan Tawainella, dan Hendro Siswanto.

Selain itu, ada nama Muhammad Rafli yang masih berada di Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan SEA Games 2019. Ada pula Dedik Setiawan, Sylvano Comvalius, dan Ikhfanul Alam yang cedera.

“Kami mencoba apa yang kami punya sekarang, Senin (18/11/2019) kami akan berlatih lebih serius. Setelah libur satu hari, kami melihat komposisi pemain yang ada, dan akan kami maksimalkan dalam persiapan melawan Persija,” kata pelatih yang akrab disapa Milo ini.

Menunggu Kepastian Akumulasi Kartu

Milo masih menunggu kepastian soal akumulasi kartu kuning empat pemainnya dari PT Liga Indonesia Baru. Sebab, hal ini berpengaruh pada komposisi pemain yang harus disiapkannya sebelum melawan Persija.

Jika memang empat pemain itu harus absen karena akumulasi kartu, pelatih asal Bosnia itu segera menyiapkan penggantinya. Tentunya, pemain pengganti ini tak bisa dilakukannya secara dadakan.

“Kami masih menunggu, kami sudah meminta kepastian pada pihak terkait. Harapannya, kami dapat kabar baik, kita lihat saja,” imbuhnya.

Menunggu Lengkapnya Skuad

Sebelum melawan Persija, Milo dipastikan bakal mendaapatkan suntikan kekuatan dengan kembalinya Hanif Sjahbandi usai tersingkir dari skuad Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2019. Hendro Siswanto dan Dendi Santoso juga kembali usai laga Indonesia vs Malaysia (19/11/2019).

“Awal pekan ini Hamka Hamzah datang, Hendro Siswanto dan Dendi Santoso juga. Kami punya opsi lebih banyak, ada beberapa ide, kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan melawan Persija,” tegas pelatih 55 tahun itu.