Arema Tetap Berlatih Bukan Karena Tidak Peduli Kesedihan Aremania Korban Kanjuruhan Disaster 2

Manajemen Arema menepis anggapan tidak peduli kesedihan Aremania korban Kanjuruhan Disaster 2 dengan tetap berlatih. Skuad Singo Edan tetap menjalani latihan untuk bersiap menghadapi lanjutan Liga 1 2022-2023.

Sejauh ini baru ada opsi tanggal digulirkannya kembali kompetisi, yakni 18 November, 25 November, atau 2 Desember. Meski belum diputuskan, Arema harus siap dengan segala kemungkinan.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Tatang Dwi Arifianto berharap dukungan para stake holder Malang Raya. Termasuk dengan memberikan dukungan akses latihan bagi timnya.

“Kondisi Arema kini terpuruk, tapi bukan berarti kita tidak bangkit. Kami menerima segala konsekuensinya. Namun, kami membutuhkan dukungan untuk kembali bertanding di kompetisi,” kata Tatang.

Bangkit Demi Memenuhi Amanah Para Korban Kanjuruhan Disaster 2

Tatang menambahkan, keinginan Arema bangkit salah satunya demi memenuhi amanah para korban Kanjuruhan Disaster 2. Keluarga korban menitipkan harapan agar penggawa Singo Edan memberikan kebanggaan buat mereka.

“Untuk itu kami sungguh memohon doa dan dukungannya. Kami punya harapan untuk menjalankan amanah semangat para keluarga korban, agar bangkit,” imbuhnya.

“Selain itu juga untuk membantu kelangsungan hidup banyak pihak yang bergantung kepada sepak bola.”