Arema vs RANS Nusantara, Jangan Ada Flare di Antara Kita

Panpel Arema akan menjadikan laga uji coba Arema vs RANS Nusantara, Selasa (7/6/2022) sebagai salah satu ajang simulasi sekali lagi. Khususnya untuk acuan pengamanan pertandingan di Liga 1 2022-2023 nanti, termasuk larangan masuknya flare ke tribune.

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris dengan tegas menyebutkan bahwa flare, kembang api, petasan, dan smoke bomb dilarang dalam regulasi. Bahkan, Arema beberapa musim lalu pernah kena denda lebih dari 1 miliar rupiah karenanya.

Masalahnya, pada laga uji coba pertama melawan PSIS Semarang (22/5/2022) lalu flare yang menyala di tribune sempat mengganggu jalannya pertandingan. Haris berharap hal yang sama tidak terulang lagi di kemudian hari.

“Karena kemarin masih laga uji coba pertama setelah dua tahun Aremania tidak ke stadion masih dimaklumi. Tapi, lawan RANS tidak ada toleransi lagi. Kami mohon Aremania memahami, laga resmi maupun tidak resmi, flare itu bisa mengganggu pertandingan, bahkan sanksinya satu flare 100 juta,” kata Haris.

Ada Simulasi Jika Flare Menyala Lagi di Laga Arema vs RANS Nusantara

Abdul Haris menambahkan, dalam laga Arema vs RANS Nusantara nantinya akan ada simulasi dari pihak keamanan dalam rangka penanganan flare yang menyala. Hal tersebut tak tampak dalam laga uji coba sebelumnya melawan PSIS Semarang.

Waktu itu, saat flare menyala, pihak keamanan hanya melakukan langkan persuasif dengan mengimbau Aremania untuk memadamkan flare-nya. Langkah tersebut tergolong berhasil, karena tak lama berselang laga yang tertunda sekitar tujuh menit bsia dilanjutkan.

“Kali ini akan ada simulasi dari pihak pengamanan untuk mencegah flare itu agar tidak masuk ke stadion, dan memadamkan ketika flare itu menyala. Kami juga melibatkan semua korwil Aremania, nanti akan kami sosialisasikan,” imbuhnya.

Lebih Baik Uang untuk Bayar Denda Flare Dimanfaatkan untuk Lainnya

Abdul Haris benar-benar mewanti-wanti kepada Aremania agar kebiasaan nga-flare ini benar-benar tidak terbawa ke laga resmi Liga 1 2022-2023. Menurutnya, ketimbang uang klub untuk bayar sanksi karena flare, bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya.

“Aremania tentu masih ingat beberapa musim lalu kita pernah kena sanksi hingga satu miliar lebih gara-gara flare ini. Uang segitu daripada buat bayar denda kan bisa digunakan untuk hal yang lain lebih bermanfaat,” tandasnya.

Panpel Arema mencetak 30 ribu lembar tiket untuk laga uji coba Arema vs RANS Nusantara. BACA: Inilah harga dan cara mendapatkan tiket online laga Arema vs RANS.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.