Arema Waspadai Pemain-pemain Muda Barito Putera

Arema Waspadai Pemain-pemain Muda Barito Putera
Mantan pemain muda Barito Putera, Sandy Ferizal (C) AREMA OFFICIAL

Arema waspadai pemain-pemain muda Barito Putera jelang pertemuan di matchday kedua Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021) malam. Asisten Pelatih Arema, Kuncoro mengambil pelajaran berharga dari laga sebelumnya melawan PS TIRA-Persikabo.

Sebelumnya, saat ditahan imbang PS TIRA Persikabo 1-1, Kuncoro mengakui pemain-pemainnya kalah fisik. Hal itu tak lepas dari adanya sejumlah pemain muda yang memiliki tenaga lebih.

Kuncoro sempat melihat komposisi pemain yang diturunkan Barito Putera saat menghadapi PSIS Semarang di matchday pertama. Saat itu, mereka juga mampu memaksakan hasil imbang 3-3 meski sempat tertinggal tiga gol di babak pertama.

“Barito ini banyak diperkuat para pemain muda, kebanyakan dari Timnas U-19 dan U-23 yang sudah pernah main bareng. Ini yang kami waspadai,” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Pemain-pemain Muda Barito Putera Punya Kecepatan

Kuncoro menyebut, para pemain muda Barito Putera ini memiliki keunggulan yang harus diwaspadai. Pelatih asli Malang itu menyinggung soal kecepatan yang jadi ciri khas anak-anak muda.

Dari starting line up yang ditampilkan Barito saat melawan PSIS, setidaknya ada delapan pemain muda. Mereka adalah Bagas Kaffa (19 tahun), Dandi Maulana (22 tahun), Muhammad Firly (21 tahun), Luthfi Kamal (22 tahun), Alif Jaelani (18 tahun), Ambrizal Umanailo (24 tahun), Kahar Kallu (21 tahun), dan Beni Oktovianto (22 tahun).

“Kalau banyak pemain muda biasanya mengandalkan kecepatan. Apalagi jika para pemain muda itu dikombinasikan dengan pemain senior seperti Rizky Pora,” imbuhnya.

Puji Kemampuan Fisik Pemain Barito Putera

Dari pertandingan pertama Barito Putera melawan PSIS Semarang, Kuncoro mengambil pejaran soal ketahanan fisik. Pelatih berusia 48 tahun itu terang-terangan memuji kemampuan fisik calon lawan timnya.

“Fisik pemain Barito yang didominasi pemain muda juga lebih tahan lama ketimbang pemain berumur. Terbukti kemarin PSIS sudah unggul 3-0 bisa dibalas menjadi 3-3. Kalau fisik mereka tidak bagus, mana mungkin hingga menit akhir mampu berjuang keras sampai mencetak tiga gol,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.