Aremania Harus Sabar Menunggu Hasil Autopsi Korban Kanjuruhan Disaster 2 yang Bisa Sampai 2 Bulan

Aremania harus bersabar menunggu hasil autopsi korban Kanjuruhan Disaster 2 yang digelar Sabtu (5/11/2022) pagi. Hasilnya tak bisa langsung keluar, bahkan bisa sampai dua bulan lama prosesnya.

Ketua tim pelaksana autopsi, dokter Nabil Bahasuan menjelaskan, proses autopsi pada setiap kasus memang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang turut berperan menentukan lama tidaknya hasil autopsi keluar.

Menurutnya, tim dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jawa Timur sudah melaksanakan serangkaian pemeriksaan luar, dalam, dan penunjang. Kini, pihaknya meminta doa masyarakat agar laporan hasilnya bisa segera keluar.

“Paling lama delapan pekan (dua bulan), bisa lebih cepat. kan kita perkirakan mesti yang paling lama. Semua itu tergantung pemeriksaan. Ingat, tidak ada yang pasti dalam kedokteran,” kata Nabil.

Sample Autopsi Korban Kanjuruhan Disaster 2 Jadi Rahasia Medis

Saat ditanya apa saja sample yang diperiksa oleh timnya, Nabil ogah menyampaikannya. Menurutnya, hal tersebut merupakan rahasia medis.

Tim yang dipimpin Ketua PDFI Jawa Timur itu mengautopsi dua jenazah putri Devi Athok yang dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Wajak. Mereka merupakan dua dari 135 korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan.

“Sampel yang diambil itu untuk pemeriksaan penunjang. Nantinya akan diperiksa di laboratorium independen. Kalau sample apa saja yang diambil itu rahasia kedokteran, gak semua untuk media. Nanti akan saya jawab melalui laporan resmi,” tandasnya.