Aremania Jangan Mudah Terpancing Provokasi

Liga 1 2020 Tanpa Penonton, Arema Tetap Akan Jual Tiket Home
Aremania (C) DANI KRISTIAN

General Manager Arema, Ruddy Widodo meminta Aremania jangan mudah terpancing provokasi jelang laga pekan kedua Liga 1 2020 melawan Persib Bandung, Minggu (8/3/2020) sore. Menurutnya, provokasi bisa saja terjadi di area Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang maupun melalui media sosial.

Arema sendiri berupaya mengurangi panasnya suasana jelang derby tim biru timur melawan tim biru barat ini. Ruddy sendiri secara pribadi mendukung wacana perdamaian antara Aremania dengan pendukung Persib.

Manajer yang berasal dari Madiun itu menilai tak ada sejarahnya Aremania terlibat baku hantam dengan para pendukung Persib. ‘Permusuhan’ mereka hanyalah imbas dari blok-blokan, Aremania membela Jakmania (pendukung Persija Jakarta yang merupakan rival pendukung Persib), sedangkan pendukung Persib membela Bonek (pendukung Persebaya Surabaya yang juga rival Aremania).

“Aremania jangan mudah terpancing provokasi, atau hal-hal yang bersifat mengadu domba, termasuk di media sosial. Tetaplah menjunjung tinggi rivalitas positif, selama 90 menit beradu kreativitas di tribune stadion. Tetap bersatu menghembuskan energi perdamaian,” kata Ruddy.

Aremania Jangan Mudah Terpancing Agar Tak Merugikan Klub

Ruddy Widodo mewanti-wanti betul kepada Aremania agar tak terprovokasi oleh oknum-oknum yang hanya memecah-belah persatuan dan kesatuan. Menurutnya, tindakan meladeni provokasi itu dapat merugikan klub Arema.

Manajer berusia 48 tahun itu meyakini, Aremania yang benar-benar cinta Arema tak akan mau melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan tim. Misalnya, ketika terjadi kericuhan di stadion, tentu Arema lah yang terkena imbasnya, berupa sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

“Tindakan merespon provokasi dari oknum itu nanti tanpa sadar dapat merugikan keluarga besar Arema. Tentu, klub yang terkena sanksi nantinya,” imbuhnya.

Pesan untuk Para Pemain Arema

Tak hanya untuk Aremania, Ruddy Widodo juga punya pesan untuk para pemain Arema. Menurutnya, para penggawa Singo Edan harus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Untuk tim Arema, saya juga bilang sama anak-anak. Berani boleh, tapi emosi jangan. Pemain jangan sampai terprovokasi juga. Mereka harus menjaga fokus ke pertandingan, bagaimana bisa mendapatkan tiga poin melawan Persib,” pungkas manajer berkaca mata itu.