Aremania Serukan Aksi Pengembalian Jersey dan Merchandise Arema

Aremania serukan aksi pengembalian jersey dan merchandise Arema. Aksi ini masih berkaitan dengan aksi solidaritas kasus Kanjuruhan Disaster 2.

Seruan aksi itu pertama kali diketahui lewat unggahan di platform twitter @madnessmalang. Akun tersebut menyebarkan flyer berisikan seruan untuk mengembalikan jersey dan merchandise ke Kandang Singa.

Siapapun boleh mengembalikan jersey atau merchandise apapun yang pernah dibelinya di Arema Official Store. Silakan datang atau memaketkannya ke alamat Jalan Mayjend Panjaitan No. 42, Penanggungan, Klojen, Kota Malang.

Aksi ini bisa dilakukan kapan pun selama jam kerja Kandang Singa, sebutan kantor Arema. Saat mengembalikan jersey atau merchandise itu, Aremania diminta untuk mendokumentasikannya dengan video dan menyebarluaskannya.

Apa Maksud dan Tujuan Aksi Pengembalian Jersey dan Merchandise Arema?

Maksud dan tujuan aksi pengembalian jersey dan merchandise Arema itu tak lain adalah suatu bentuk kekecewaan Aremania. Hal ini tak lepas dari ketidakpedulian Arema terhadap perjuangan usut tuntas kasus Tragedi Kanjuruhan.

Ketidakpedulian klub itu ditunjukkan ketika tak ada perwakilan dari manajemen maupun tim Arema yang hadir dalam tiap aksi Aremania dalam menuntut keadilan untuk keluarga korban. Termasuk ketika proses ekshumasi dan autopsi dua jenazah Aremanita di Taman Pemakaman Umum (TPU) Wajak.

“Aksi ini ada karena bentuk kekecewaan Aremania terhadap manajemen Arema yang sudah tidak peduli terhadap kasus Tragedi Kanjuruhan,” begitu bunyi tulisan dalam flyer tersebut.

Manajemen Arema Tak Sepenuhnya Tak Peduli

Sejatinya, dalam beberapa momen, manajemen dan tim Arema sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap Aremania. Khususnya dalam memberikan dukungan moril dan santunan terhadap keluarga korban.

Crisis Center yang dibentuk pun sudah menyalurkan bantuan kepada seluruh keluarga korban meninggal dan mereka yang luka-luka. Bahkan, manajemen klub, pelatih dan pemain sempat terlibat langsung ke rumah-rumah mereka.