Badak Lampung Minim Gol, Kiper Arema Tetap Harus Waspada

Badak Lampung Minim Gol, Kiper Arema Tetap Harus Waspada
Kurniawan Kartika Ajie (C) DANI KRISTIAN

Jelang bersua timnya di pekan ke-26 Liga 1 2019, Jumat (1/11/2019) sore di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Yanuar Hermansyah menyadari Perseru Badak Lampung  minim gol. Namun, pelatih kiper Arema itu meminta seluruh kipernya tetap harus waspada.

Sepanjang 25 laga yang sudah dijalani, Badak Lampung baru mencetak 21 gol. Bersama Persija Jakarta, mereka menjadi tim yang paling sedikit kedua dalam produktivitas gol setelah PSIS Semarang (17 gol).

Namun, fakta itu tak membuat Yanuar meremehkan lini depan Badak Lampung yang mengandalkan striker Brasil, Fernandinho. Pelatih yang akrab disapa Begal itu sudah menyiapkan dua kiper andalannya, Kartika Ajie dan Utam Rusdiyana untuk menghadapi Badak Lampung.

“Kiper Arema, siapa pun yang dimainkan, saya tekankan jangan meremehkan lawan, dan jangan takut, siapa pun lawannya. Kami harus menganggap Badak Lampung seperti tim lain di peringkat atas, harus tetap waspada,” kata Begal.

Bahayanya Meremehkan Lawan

Meski Badak Lampung minim gol sepanjang Liga 1 2019, Begal menyebut, bukan berarti mereka tak punya kemungkinan menjebol gawang Arema. Karenanya, kiper Arema jangan sampai meremehkan setiap pemain yang berpotensi mencetak gol di kubu lawan.

Begal mencontohkan seperti melawan Semen Padang kemarin, Utam yang dipasang di bawah mistar gawang Arema mampu mencatatkan cleansheet karena salah satunya tidak meremehkan lawan. Walaupun Semen Padang ada di posisi juru kunci klasemen sementara, skenario antisipasi untuk para pemain lawan sudah benar-benar disiapkan.

“Si A kami anggap gayanya begini, si B gayanya begitu, harus siap semuanya agar mental kiper bagus. Semakin menganggap lawan banyak masalah, maka justru masalah yang akan menerpa tim kami sendiri. Sedikit saja meremehkan lawan, itu akan menurunkan motivasi kita,” imbuhnya.

Berharap Situasinya Sama

Begal berharap fakta Badak Lampung minim gol dapat membantu membuat gawang Arema juga minim mendapatkan serangan. Seperti ketika melawan Semen Padang, Utam tak banyak mendapatkan ujian dari lawan.

“Semoga saja terjadi seperti kemarin, Arema harus konsisten dengan penampilan seperti kemarin. Banyak melakukan serangan, sehingga meringankan tugas kiper. Tapi segala kemungkinan tetap ada, sehingga kiper tetap harus waspada,” tegas mantan pelatih kiper Persela Lamongan tersebut.