Banyak Pemain Cedera Saat Latihan, Begini Kata Dokter Tim Arema

Banyak Pemain Cedera Saat Latihan, Begini Kata Dokter Tim Arema
Taufik Hidayat (C) DANI KRISTIAN

Banyak pemain yang cedera saat menjalani sesi latihan Arema jelang lanjutan Liga 1 2020. Dokter Tim Arema, Nanang Tri Wahyudi memberikan penjelasan terkait hal ini.

Saat ini, tercatat masih ada lima nama yang menghuni daftar pemain Arema yang cedera. Kelima pemain itu adalah Kurniawan Kartika Ajie, Vikrian Akbar, Hanif Sjahbandi, Jayus Hariono, dan Rizky Dwi Febrianto.

Ajie mengalami cedera lutut dan baru saja menjalani operasi, Vikrian patah tulang jari kaki, Hanif cedera ankle, Jayus dan Rizky mengalami masalah pada adductor.

“Dari tahun-tahun lalu juga seperti ini, tahun lalu juga sama banyak yang cedera. Kalau menjelang kompetisi dimulai itu tim pelatih menggenjot latihan. Itu biasanya memang banyak pemain yang mengalami cedera,” kata dokter Nanang kepada WEAREMANIA.

Banyak Pemain Cedera Saat Latihan, Lihat Dulu Penyebabnya

Dokter Nanang berkilah, pemain Arema cedera itu bukan serta merta karena kondisi fisik lemah atau ada yang salah dari latihan fisiknya. Sejauh pengamatannya saat ini, kebanyakan pemain Arema mengalami cedera bukan karena kondisi fisiknya yang lemah.

Menurutnya, kebanyakan pemain Arema mengalami cedera setelah terlibat benturan dengan pemain lain maupun dengan lapangan yang keras. Seperti diketahui, sejauh ini, kerap terjadi duel-duel dalam sesi game yang digelar.

“Kalau cederanya karena kontak fisik itu penyebabnya bukan karena kondisi fisiknya yang lemah, tapi karena memang sesuatu yang tidak bisa dihindari. Itu bukan karena kemauannya sendiri, melainkan karena naturalnya sepak bola ada kontak fisik,” imbuhnya.

Cedera karena Kontak Fisik Sulit Diantisipasi

Dokter Nanang menjelaskan, cedera yang disebabkan oleh kontak fisik itu sulit diantisipasi. Sebagai dokter tim, pihaknya hanya bisa mengimbau pemain untuk selalu berhati-hati saat latihan.

“Kalau sudah seperti itu memang sulit, itu tidak bisa dihindari. Kita tidak bisa menyalahkan pemain juga karena adanya kontak. Tentunya tidak ada unsur kesengajaan di situ,” pungkas dokter lulusan Universitas Gajah Mada tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.