Baru Sampai Malang, Ridwan Abdullah Langsung Gabung Latihan Arema

Baru Sampai Malang, Ridwan Abdullah Langsung Gabung Latihan Arema
Ridwan Abdullah (C) AKAIBARA

Ridwan Abdullah langsung gabung latihan Arema di Stadion Dirgantara, komplek Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Jumat (21/2/2020) pagi. Padahal, pemain berposisi stopper itu baru sampai di Malang di hari yang sama.

Mantan pemain klub Liga 2, Bangka Belitung United itu menempuh perjalanan darat selama lebih dari 10 jam ke Malang. Ridwan berangkat dari Cirebon pada pukul 20.00 WIB kemarin (20/2/2020).

Meski masih dihinggapi rasa lelah, Ridwan tampak semangat menjalani masa seleksi hari pertamanya di Arema. Rencananya, tim pelatih akan melihat kemampuan pemain berpostur jangkung itu maksimal selama satu pekan ke depan.

“Saya baru tiba di Malang pagi ini, sekitar pukul 06.30 WIB, langsung ikut latihan pagi mulai pukul 08.00 WIB. Tapi tak masalah, saya menikmati latihan pertama ini. Senior-senior di tim Arema baik-baik, dengan kedatangan saya ke sini, kami saling support, sehingga saya bisa semangat berlatih,” kata Ridwan usai latihan.

Target Ridwan Abdullah Gabung Latihan Arema

Ridwan Abdullah mengusung target tinggi saat memutuskan datang ke Malang untuk menjalani seleksi pemain di Arema. Menjadi bagian dari skuad Singo Edan di musim 2020 adalah harapan terbesar pemain berusia 24 tahun ini.

Jalan untuk menjalani seleksi pemain di Arema didapatnya dari sang pelatih di Babel United yang menurutnya sudah seperti saudara sendiri. Usai diminta menghubungi Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto, Ridwan diminta datang ke Malang untuk mengikuti latihan.

“Target saya tentu bisa lolos menembus skuad Arema, tapi yang terpenting saat ini saya bisa menunjukkan kemampuan di hadapan pelatih. Semoga ada rezeki di sini, bermain di Liga 1 sudah menjadi cita-cita saya,” imbuhnya.

Tak Permasalahkan Adaptasi Program Latihan Arema

Dalam kondisi lelah, pemain bernama lengkap Ridwan Abdullah Ramdhani itu tetap melahap menu latihan yang diberikan pelatih Arema, Mario Gomez. Bisa jadi, akan ada banyak program latihan baru di Arema yang tak didapatkannya dari klub lamanya yang berlaga di Liga 2.

“Saya sebagai pemain harus siap. Pelatih Arema mau memberikan program latihan bagaimana dan seperti apa pun sebagai pemain harus mengikutinya,” tandas pemain kelahiran 5 September 1995 tersebut.