Begini Cara Irsyad Maulana Hadapi Tekanan Aremania

Irsyad Maulana hadapi tekanan Aremania di Liga 1 2022-2023 dengan caranya sendiri. Winger yang baru didatangkan Arema dari Persita Tangerang itu sudah terbiasa menghadapinya.

Pasalnya, Irsyad sudah pernah dua musim bermain di skuad Singo Edan. Irsyad memperkuat Arema di Indonesia Super League (ISL) 2013 dan 2014.

Karenanya, pemain berusia 28 tahun itu sudah tahu betul seperti apa karakter Aremania sebagai pendukung Arema. Irsyad pun sudah siap menghadapi semua tantangan tersebut.

“Tahu sendiri kan di Malang atmosfer suporternya luar biasa. Saya pikir itu bukan tekanan, tapi lebih menjadi semangat tambahan buat kami membawa Arema meraih kemenangan,” kata Irsyad.

Irsyad Maulana Hadapi Persaingan dengan Tenang

Di Arema musim depan, Irsyad Maulana harus menghadapi persaingan ketat. Sebab, di posisi penyerang sayap yang ditempatinya ada banyak stok pemain.

Muka-muka lama ada Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, Dendi Santoso, Hamzah Titofani, dan Bramntio. Sementara, winger-winger pendatang baru ada nama Adam Alis dan Ilham Udin.

“Soal persaingan, itu tergantung pelatih. Dalam tim, yang terpenting di dalam latihan, kita harus bekerja keras. Kalau kita kerja keras dalam sesi latihan, pasti dapat kesempatan bermain dari pelatih,” pungkas pemain asal Payakumbuh itu.

Irsyad Maulana bukanlah satu-satunya pemain anyar yang direkrut Arema untuk musim depan. BACA: Inilah muka-muka baru yang menjadi rekrutan anyar Arema untuk Liga 1 2022-2023.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.