Betapa Sulitnya Lini Serang Arema Menembus Parkir Bus Persiraja

Terlihat sekali betapa sulitnya lini serang Arema menembus parkir bus Persiraja Banda Aceh di Pekan 24 Liga 1 2021-2022, Kamis (10/2/2022) malam. Hal itu juga diakui penyerang sayap Arema, Ryan Kurnia.

Sejatinya, Ryan yang menjadi starter dalam laga ini sudah berusaha keras menciptakan peluang demi peluang di babak pertama. Namun, justru gawang Arema bisa dibobol Persiraja lebih dulu lewat gol Leo Lelis.

Arema baru bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua, melalui eksekusi penalti Carlos Fortes. Penalti diberikan kepada Arema setelah Dedik Setiawan dilanggar Yasvani di kotak terlarang.

“Mungkin kesulitan kami karena Persiraja defense-nya di bawah sekali, bahkan sampai menumpuk lima pemain dalam area pertahanan. Agak susah sih bagi penyerang,” kata Ryan.

Kesulitan Menembus Parkir Bus Persiraja karena Absennya Eduardo Almeida?

Ryan Kurnia menampik kegagalan Arema menuai poin penuh melawan Persiraja Banda Aceh ini karena absennya pelatih Eduardo Almeida. Pelatih kepala Arema itu tak hadir di tepi lapangan seperti biasanya karena bergejala covid-19.

FX Yanuar didapuk menjadi pelatih karteker sementara yang bertugas memberikan instruksi di bench. Ryan mengaku tak ada masalah dengan perubahan darurat tersebut.

“Saya pikir tidak ada pengaruhnya ya, sama saja sebenarnya, bukan masalah bagi kami,” pungkasnya.

Ada penyesalan di benak Ryan Kurnia lantaran Arema gagal mengalahkan Persiraja di pertemuan ini. BACA: Ryan Kurnia memohon maaf kepada Aremania atas hasil yang kurang menyenangkan ini.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.