Bukan Cuma Aremania, Arema Juga Berjuang Mencari Keadilan Dalam Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan

Bukan cuma Aremania, Arema juga berjuang mencari keadilan dalam proses hukum Tragedi Kanjuruhan. Sebab, pihak klub pun harus menghadapi tuntutan pidana dan perdata kasus ini.

Efek hukum itu disampaikan Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Tatang Dwi Arifianto. Menurutnya, Arema tengah menghadapi gugatan pidana dan perdata.

Pernyataan Tatang ini sekaligus meluruskan tudingan dari sejumlah pihak jika klub tidak pro terhadap upaya Aremania dan keluarga korban dalam mencari keadilan. Baginya, hal tersebut tidaklah benar, karena Arema pun sejalan dengan upaya hukum tersebut.

“Efek hukum juga dirasakan Arema, menghadapi gugatan pidana dan perdata. Kita sama, juga berjuang mencari keadilan,” kata Tatang.

Arema Juga Berjuang Pro Aktif Dalam Proses Hukum

Tatang menegaskan, Arema juga pro aktif dalam proses hukum yang melibatkan klub. Gugatan pidana dan perdata bakal dihadapi hingga ada kejelasan.

Klub Arema memang termasuk satu dari beberapa pihak yang dilaporkan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Pihak klub dinilai layak ikut andil bertanggung jawab secara pidana maupun perdata.

“Kita hampir 80 persen karyawan dan pimpinan di Arema pro aktif memberikan keterangan agar proses hukum berjalan obyektif,” tandasnya.