Pelatih Arema Prioritaskan Merekrut Arek Malang Untuk Putaran Kedua

Javier Roca sebagai pelatih Arema prioritaskan merekrut arek Malang di bursa transfer pemain paruh musim Liga 1 2022-2023. Setidaknya dari enam pemain yang didatangkan, tiga di antaranya pemain kelahiran Malang.

Setelah melepas Hasim Kipuw, Irsyad Maulana dan Hanis Saghara, Arema langsung berburu pemain. Sudah ada dua pemain seleksi yang direkomendasikan Roca untuk dikontrak, dan empat pemain anyar lainnya yang menyusul gabung latihan sejak Selasa (17/1/2023).

Dari keenam pemain itu, ada tiga di antaranya yang merupakan asli Malang, yakni Bayu Aji, Iman Budi, dan Galih Firmansyah, ditambah Ahmad Bustomi yang berdomisili di Malang. Selain mereka ada dua pemain lainnya dari PSMS Medan, yaitu Kevin Armedya (Medan), dan Joko Susilo (Pasuruan).

Setelah itu, Arema kedatangan empat pemain anyar lainnya, di antaranya ada muka-muka lama. Mereka adalah Ahmad Bustomi, Iman Budi, dan Joko Susilo dari PSMS Medan, ditambah Galih Firmansyah.

“Kehadiran mereka memang permintaan saya kepada manajemen Arema. Di saat seperti ini saya mau pemain Malang yang ada di luar untuk balik ke sini,” kata Roca.

Alasan Pelatih Arema Prioritaskan Merekrut Arek Malang

Javier Roca ingin mendatangkan pemain-pemain asli Malang di bursa transfer pemain paruh musim ini bukannya tanpa alasan. Pelatih asal Chile itu merasa mereka punya mental yang lebih bagus jika tampil bersama Arema.

Saat ini, Skuad Arema bisa dibilang sudah didominasi oleh pemain-pemain asli Malang. Sebut saja Dendi Santoso, Johan Farizi, Teguh Amiruddin, Achmad Figo, Ikhfanul Alam, Jayus Hariono, Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, dan Hamzah Titofani.

“Mereka itu lahir di sini (Malang), paling gak mereka tahu tekanan saat bermain di Arema seperti apa. Paling gak mereka sudah lebih siap secara mental,” pungkasnya.