Berita Arema

Dedik Setiawan Bakal Ikut Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang, Begini Kata Arema

Dedik Setiawan bakal ikut vaksinasi covid-19 di Kabupaten Malang, Sabtu (30/1/2021). Manajemen Arema menyambut baik rencana yang melibatkan pemainnya tersebut.

Penyerang 26 tahun itu bakal bergabung dengan sembilan pejabat publik dan tokoh masyarakat lainnya yang juga akan disuntik vaksin tahap pertama. Kehadiran Dedik dianggap sebagai influencer di kalangan pecinta sepak bola di Kabupaten Malang.

Selain itu, Dedik sendiri memang berasal dan berdomisili di wilayah Kabupaten Malang. Maka, tak heran jika pemilik jersey bernomor punggung 27 itu didapuk sebagai duta Pemkab Malang dalam program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut.

“Kami mendapatkan pemberitahuan, bahwa salah satu pemain yakni Dedik Setiawan akan mengawalli aksinasi di Kabupaten Malang,” kata Media Officer Arema,
Sudarmaji.

Dedik Setiawan Bakal Ikut Vaksinasi Covid-19 Didampingi Dokter Tim Arema

Sudarmaji menyebut Arema sangat mendukung kegiatan vaksinasi yang melibatkan penggawa Singo Edan tersebut. Sebagai bentuk dukungan itu, dokter tim Nanang Tri Wahyudi bakal dikirim untuk mendampingi Dedik Setiawan.

Dedik menjadi pemain Liga 1 pertama yang bakal menjalani vaksinasi covid-19. Menurut data, sebelumnya belum ada pesepak bola di kompetisi kasta tertinggi itu yang divaksin.

“Kami sangat mendukung atas terpilihnya Dedik sebagai salah satu figur pertama yang mendapatkan vaksinasi. Ini tentu untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini aman. Dalam vaksinasi tersebut Dedik juga didampingi oleh dokter tim Arema, dokter Nanang,” imbuhnya.

Terimakasih Pemkab Malang

Mewakili manajemen Arema, Sudarmaji mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Keterlibatan Dedik Setiawan ini menurutnya sebagai salah satu kebanggaan tersendiri.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Malang yang respek dengan olahragawan. Semoga dengan dipilihnya pemain Arema dapat memberi tauladan kepada masyarakat bahwa vaksin ini penting dan aman. Ini juga memberi bukti kesiapan pemain dalam menyambut bergairahnya kembali sepak bola nasional,” tandasnya.

Exit mobile version