Dedik Setiawan dan Utam Rusdiyana Hampir 100 Persen Pulih

Dedik Setiawan dan Utam Rusdiyana Hampir 100 Persen Pulih
Dedik Setiawan (C) DANI KRISTIAN

Sport therapist Arema, David Setiawan membeber kabar terbaru perkembangan pemulihan cedera Dedik Setiawan dan Utam Rusdiyana. Kedua pemain saat ini kondisinya sudah hampir 100 persen pulih jelang lanjutan Liga 1 2020.

Dedik dan Utam sama-sama mengalami cedera pada lutut masing-masing. Dedik mendapatkan cedera lutut pada perjalanan Arema di Liga 1 2019 lalu, sedangkan Utam mengalami cedera sehari jelang Liga 1 2020 bergulir.

David menyebut, proses pemulihan cedera kedua pemain itu sempat terhambat. Kesulitan itu tak lepas dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Malang Raya beberapa waktu lalu.

“Kemarin itu sempat terhenti proses pemulihannya, karena gym tutup, sehingga mereka cuma menjalani program individu saja. Insya Allah akan segera dijadwalkan lagi sambil menunggu kepastian tim latihan kapan. Kalau kondisi mereka berdua aman dan sesuai rencana,” kata David kepada WEAREMANIA.

Dedik Setiawan dan Utam Rusdiyana Segera Diobservasi Lagi

David Setiawan mengaku sudah berkoordinasi dengan Dokter Tim Arema, dokter Nanang Tri Wahyudi untuk lanjutan proses pemulihan Dedik dan Utam. Keduanya bakal segera diobservasi lagi dalam waktu dekat.

Dokter Nanang bakal melihat dulu seperti apa kondisi terakhir cedera yang dialami Dedik dan Utam. Yang jelas saat ini menurut David prosentase kondisi kepulihan cedera mereka belum 100 persen.

“Mau diobservasi lagi untuk melihat kondisi terakhir, tapi masih menunggu instruksi dari dokter. Kalau dedik 75-80%, tinggal pemulihan kondisi fisik dan set play adaptasi latihan dan pertandingan. Sementara, Utam 80%, keluhan sakit sudah tidak ada sama sekali,” imbuhnya.

Ambil Sisi Positif dan Negatif Pandemi

David Setiawan mengambil sisi positif dan negatif adanya pandemi covid-19 bagi proses pemulihan cedera Dedik dan Utam. Selain terkendala seluruh gym yang tutup di Malang, ternyata pandemi ini dirasa menguntungkan juga.

“Kompetisi yang tertunda karena pandemi ini membuat pemain fokus memulihkan cedera. Namun kendalanya kami sulit mengevaluasi progresnya karena tidak ada latihan dan gym tutup. Ini masalah baru, karena butuh waktu tambahan untuk pemulihan cedera,” tegas pria asal Jambi itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.