Dendi Santoso Jadi Pemain Terakhir yang Teken Rekontrak Arema

Dendi Santoso Jadi Pemain Terakhir yang Teken Rekontrak Arema
Dendi Santoso (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema sudah menuntaskan urusan rekontrak dengan para pemain lokal yang bertahan. Nama Dendi Santoso jadi pemain terakhir yang teken rekontrak Arema, Jumat (18/9/2020).

General Manager Arema, Ruddy Widodo membutuhkan waktu lebih dari sebulan untuk menuntaskan urusan rekontrak ini jelang lanjutan Liga 1 2020. Manajer asal Madiun itu menyebut, total ada 24 pemain lokal yang sudah teken kontrak sebelum Dendi.

Bagi Dendi, ini merupakan musim ke-12 bersama skuad Singo Edan. Pemilik jersey bernomor punggung 41 itu menjadi pemain terlama yang memperkuat Arema hingga saat ini.

“Alhamdulillah, kami sudah menuntaskan urusan rekontrak ini, semua pemain lokal sudah teken. Dendi menjadi pemain terakhir yang menandatangani rekontrak. Dia teken draft rekontrak hari Jumat (18/9/2020),” kata Ruddy.

Alasan Dendi Santoso Jadi Pemain Terakhir

Meski menjadi yang terakhir teken rekontrak, Ruddy Widodo menyebut, bukan berarti proses negosiasi dengan Dendi Santoso berjalan alot. Justru menurutnya pemain asli Kota Malang itu menjadi pemain lokal pertama yang sepakat dengan skema rekontrak lanjutan Liga 1 2020.

Manajer berkaca mata itu malah pertama kalinya sharing mengenai skema rekontrak itu dengan Dendi. Bahkan, keduanya sempat bertukar pikiran membahasnya.

“Meski terakhir teken rekontrak, kami sudah lama sepakat secara lisan. Jadi, tidak ada masalah apapun dengannya. Dia memang ingin tanda tangan terakhir setelah pemain lain tanda tangan semua,” imbuh pria berusia 49 tahun itu.

Tak Ada Masalah Berarti dalam Proses Negosiasi

Walaupun butuh waktu sebulan lebih, Ruddy Widodo membeberkan, tak ada masalah berarti yang dialami pihaknya untuk bernegosiasi dengan para pemain lokal. Sebab, menurutnya mereka semua pengertian dan mau berkorban.

“Sekarang ini memang butuh pengorbanan dari semua pihak, klub sudah berkorban, pelatih juga, pemain pun demikian. Namanya juga masa pandemi, kalau sudah normal tentu semua akan kembali normal,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.