Dihentikan Menit 75, Pelatih Arema dan Madura United Kompak Kecewa

Dihentikan Menit 75, Pelatih Arema dan Madura United Kompak Kecewa
Dave Mustaine (C) DANI KRISTIAN

Pelatih Arema dan Madura United kompak kecewa usai laga uji coba bertajuk latihan bersama yang melibatkan kedua tim, Rabu (21/10/2020) sore. Sebab, laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu dihentikan di menit 75.

Carlos Oliveira mengaku tak menyangka pertandingan tak diselesaikan hingga menit 90 sesuai rencana semula digelar 2×45 menit. Meski Arema saat dihentikan unggul 4-3, pelatih asal Brasil itu kecewa.

Menurutnya, pertandingan yang digunakannya untuk melihat kelebihan dan kekurangan tim itu tak seharusnya dihentikan di tengah jalan. Jika dilanjutkan hingga akhir, siapa tahu skor akhir pertandigannya bakal berubah.

“Sama sekali saya tidak menyangka pertandingan dihentikan sebelum waktunya habis. Tapi, apa boleh buat, saya tidak bisa berbuah apa-apa selain menurut setelah wasit meniup peluit. Sebenarnya ini pertandingan yang menarik dan bagus untuk kedua tim, bisa saja jika dilanjutkan skor akan berubah menjadi 4-4 atau 5-5,” kata Carlos.

Pelatih Arema dan Madura United Kompak Kecewa, Rahmad Darmawan Sampai Berontak

Kekecewaan yang sama diungkapkan Rahmad Darmawan selaku pelatih Madura United. Bahkan, jiwanya sebagai insan sepak bola sampai berontak.

Menurutnya, jika situasinya seperti ini terus, maka sulit membangun sepak bola Indonesia. Padahal, yang mereka lakukan cuma latihan bersama, tidak ada penonton, dan semua protokol kesehatan sudah dilakukan oleh kedua tim.

“Insan sepak bola ini sama dengan profesi yang lain. Mereka yang bekerja di pabrik saja, setiap hari masuk kerja, ada ratusan orang di dalam satu ruangan yang menurut saya tidak masalah. Protokol kesehatan juga semua sudah kami patuhi. Malah profesi lainnya tidak melakukannya, kenapa kita dilarang?” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.