Dijadikan Man of the Match, Muhammad Rafli Merendah

Muhammad Rafli angkat bicara usai dijadikan man of the match kemenangan timnya 4-0 atas Persebaya Surabaya di pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (15/8/2019) sore oleh pelatihnya, Milomir Seslija. Gelandang Arema FC itu justru berusaha merendah.

Menurutnya, bukan cuma dirinya saja yang layak dijadikan pemain terbaik di laga tersebut. Semua pemain Arema baginya adalah man of the match sesungguhnya.

Namun, Rafli respek dengan penilaian Milo, sapaan akrab si pelatih yang memilihnya. Pemilik jersey bernomor punggung 30 itu mengaku senang bisa berkontribusi untuk Arema di laga sebesar melawan Persebaya ini.

“Itu mungkin penilaian pribadi pelatih, tapi buat saya, man of the match-nya adalah semua pemain Arema. Karena menurut saya bermain sebagus apa pun di lapangan kita tetap butuh andil pemain lain,” kata Rafli dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Kerja Sama Kuncinya

Kemenangan empat gol tanpa balas atas Persebaya itu menurutnya juga bukan karena aksi satu-dua pemain saja. Kunci kemenangan menurut Rafli ada pada kerja sama tim.

Dijadikan man of the match, Rafli sendiri sebenarnya masuk di menit 29 menggantikan Jayus Hariono, namun menyumbang satu assist atas gol penutup Arema dari Makan Konate. Sementara, tiga gol lainnya dilesakkan Dendi Santoso, Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius.

“Tentu butuh kerja sama satu sama lain, kita tidak bisa mengandalkan satu pemain saja untuk mencetak gol, tapi alhamdulillah saya bisa berkontribusi buat tim,” tegasnya.