Dokter Tim Arema: Latihan Fisik Selama Pra-Musim Penting

Dokter Tim Arema: Latihan Fisik Selama Pra-Musim Penting
Dokter Nanang Tri Wahyudi (C) DANI KRISTIAN

Dokter Tim Arema, Nanang Tri Wahyudi mendukung program latihan fisik yang digelar pelatih fisik Marcos Gonzales. Menurutnya, latihan fisik itu penting dilakukan selama pra-musim jelang kompetisi musim 2020.

Para penggawa Singo Edan sudah menjalani sesi latihan selama tiga hari sejak Kamis (16/1/2020) sore lalu di Stadion Gajayana Kota Malang tiap sore. Bahkan, Minggu (19/1/2020) ini sesi latihan dihelat dua kali, pagi dan sore hari (di Kusuma Agrowisata Kota Batu).

Materi latihan fisik mendominasi menu latihan yang dipimpin langsung pelatih kepala Mario Gomez. Sementara dokter Nanang memantau dari tepi lapangan.

“Dari segi medis, kalau latihan fisiknya benar, maka akan sangat membantu mencegah cedera saat kompetisi sudah dimulai. Latihan fisik selama pra-musim ini sangat-sangat penting,” ungkap Nanang kepada WEAREMANIA.

Ada Koordinasi dengan Pelatih Fisik

Sebagai tim medis, Nanang Tri Wahyudi mengaku sudah ada komunikasi dengan Marcos Gonzales. Bahkan, saran dan masukan membangun sudah diberikannya kepada pelatih asal Argentina tersebut.

Koordinasi antara pelatih fisik dan dokter tim Arema itu diperlukan untuk menjaga keseimbangan porsi latihan fisik yang diprogramkan. Menurutnya, yang terpenting adalah periodesasi latihan fisik yang diberikan Marcos tepat.

“Saran dari saya, yang terpenting periodesasinya tepat, artinya latihan fisiknya bertahap. Kalau langsung dibuat berat, bukannya tambah fit, pemain malah tambah mudah cedera dan sakit,” imbuh dokter lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) itu.

Evaluasi Dua Pekan Pertama

Bersama Marcos Gonzales, sebagai dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi bakal melakukan evaluasi latihan fisik dari segi medis. Rencana itu bakal diterapkan dalam dua pekan pertama.

“Kami akan melihat dulu dua pekan ke depan, harusnya tidak banyak pemain yang sakit dan cedera. Kalau itu yang terjadi di pra-musim ini, maka kami harus melakukan evaluasi lagi,” tandas dokter asal Magetan ini.