DPRD Kota Malang Izinkan Arema Kelola Stadion Gajayana

Arema Menggelar Laga Minim Animo Suporter di Stadion Gajayana
Stadion Gajayana (C) AKAIBARA

DPRD Kota Malang izinkan Arema kelola Stadion Gajayana yang pernah menjadi homebase kandang dibangunnya Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Made hadir di Kandang Singa, sebutan untuk kantor klub di Jalan Mayjen Panjaitan No. 42 untuk menerima paket bantuan yang diberikan Arema untuk didistribusikan kembali ke masyarakat Kota Malang. Di sela-sela serah terima itu, Made bercerita bagaimana ironisnya Pemerintah Kota Malang memperlakukan Arema sebagai ikon kebanggaan warga.

Made menilai, selama ini Pemkot Malang masih sering memperlakukan Arema tidak adil. Menurutnya, Arema sering dieksploitasi namanya tanpa mendapatkan timbal balik yang setimpal. Dicontohkannya, ketika ada pertemuan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), dengan bangga Pemkot Malang mengenakan syal Arema. Namun di sisi lain, Arema tidak mendapatkan apa-apa. Bahkan, untuk menggunakan Stadion Gajayana sebagai tempat latiha pun klub harus menyewa.

“Dari segi pemerintahan, kami akan berupaya membantu memberikan masukan kepada Pemkot Malang. Saya merasa Arema selama ini terlalu dieksploitasi tapi tidak mendapatkan apa-apa, dan kami merasa belum bisa berbuat sesuatu untuk Arema,” kata Made.

Latar Belakang DPRD Kota Malang Izinkan Arema Kelola Stadion Gajayana

Made menambahkan, langkah untuk mengizinkan Arema mengelola Stadion Gajayana ini dilatarbelakangi usulan dari sejumlah komidi dan fraksi di DPRD Kota Malang. Mereka bahkan sudah membahasnya bersama.

Seperti diketahui, stadion yanga da di pusat Kota Malang itu menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar 750 jutar rupiah. Namun, setelah dipotong biaya operasional, nila PAD-nya malah jadi minus. Alasan inilah yang membuat sejumlah komisi dan fraksi mengusulkan untuk men-swastakan Stadion Gajayana.

“Kami, DPRD menginginkan agar Stadion Gajayana dikelola oleh Arema. Serahkan pada ahlinya, karena kami pikir yang paling layak mengelola ya Arema yang memang identik dengan stadion tersebut,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Punya Kenangan Khusus Sebagai Aremania

Made pun masih mengingat pada awal tahun 1990-an pernah teriak-teriak di Stadion Gajayana mendukung Arema seperti yang dilakukan Aremania pada umumnya. Yang diingatnya tentu aksi bintang Arema sekaligus Timnas Indonesia Aji Santoso.

“Kami ingin mengembalikan masa-masa itu, Stadion Gajayana ya ikonnya Arema, harus dibranding benar-benar. Kami akan melakukan pendekatan kepada Pemkot Malang agar Arema mendapat timbal balik yang layak, tidak hanya dieksploitasi. Arema adalah kebanggaan Kota Malang, semoga ke depan bisa lebih bersinergi lagi dengan lembaga pemerintahan,” tegasnya.