Dua Laga Tandang Beruntun, Milo: Butuh Usaha Ekstra

Dua Laga Tandang Beruntun, Milo: Butuh Usaha Ekstra
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Arema akan menjalani dua laga tandang beruntun ke markas PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya mendatang di Liga 1 2019. Pelatih Milomir Seslija menegaskan butuh upaya ekstra untuk melewati hadangan dua laga penting tersebut.

Laga tandang ke markas PSIS di pekan ke-31 Liga 1 2019 sudah di depan mata. Arema akan dijamu di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (8/12/2019) sore.

Selang empat hari saja, mereka akan melawat ke kandang Persebaya Surabaya, Kamis (8/12/2019) sore. Hanya saja, untuk laga di pekan ke-32 Liga 1 2019 ini belum diputuskan akan digelar di manakah pertandingannya.

“Kami akan menjalani dua laga tandang beruntun. Kami harus bermain tanpa beban. Kami harus mencari beberapa tambahan poin. Mungkin ini tidak mudah, juga tidak cukup sekadar usaha, tapi butuh usaha ekstra,” ungkap pelatih yang akrab dipanggil Milo tersebut.

Kuncinya adalah Kebersamaan

Milo cukup optimistis Arema bisa meraih tambahan poin di dua laga tandang beruntun melawan PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya. Menurutnya, kuncinya adalah kebersamaan pemain di dalam maupun di luar lapangan.

Pelatih asal Bosnia itu meyakini, dengan kebersamaan, target seperti apa pun bisa dicapai. Apalagi Milo juga sudah percaya penuh pada para penggawa Singo Edan.

“Kami ingin kembali ke pola permainan kami sebelumnya, yakni kembali bermain sebagai tim, menyerang dan bertahan bersama. Saya percaya, dengan kebersamaan kami bisa, pemain harus tampil fight. Kami tidak boleh bermain individual, tapi bekerja sebagai tim,” imbuhnya.

Bicara dari Hati ke Hati

Milo mengajak anak asuhnya sama-sama bangkit dari keterpurukan gagal menang di empat pekan terakhir. Untuk hal ini, pelatih 55 tahun itu mengandalkan taktik bicara dari hati ke hati dengan para pemainnya.

“Kami sudah bicara dari hati ke hati, saya kira pemain merespon bagus, saya melihatnya dalam sesi latihan. Kami akan mencoba terus, saya yakin kami bisa,” tegasnya.