Dukung Social Distancing, Latihan Arema Digelar Tertutup

Dukung Social Distancing, Latihan Arema Digelar Tertutup
Sesi latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Sesi latihan Arema mulai Jumat (20/3/2020) sore bakal digelar secara tertutup. Keputusan ini diambil manajemen klub demi mendukung social distancing sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran virus corona yang sudah mewabah.

Usai libur lima hari, para pemain Arema bakal menjalani sesi latihan perdana di Lapangan Futsal Champion, Tidar. Mereka pun terpaksa menggelar sesi latihan di lapangan futsal, karena lapangan yang biasa mereka pakai untuk berlatih sementara ini ditutup sebagai dampak penyebaran virus corona.

Pihak manajemen Arema pun sudah melakukan sosialisasi kepada Aremania melalui sejumlah akun media sosial resmi milik klub. Arema menyarankan Aremania untuk tidak mendatangi tempat latihan Arema.

“Melihat perkembangan virus corona ini, kami memohon pengertian nawak-nawak Aremania untuk tidak hadir dalam latihan tim Singo Edan yang digelar. Mari kita beri dukungan tim dari rumah dan mengantisipasi penyebaran virus ini. Cinta luar biasa itu mampu lewati ujian tidak saling bertemu, tapi saling mendoakan,” tulis akun medsos resmi Arema.

Latihan Arema Digelar Tertutup dalam Pengawasan Dokter

Selain digelar tanpa penonton, sesi latihan Arema juga dalam pengawasan dokter tim, Nanang Tri Wahyudi. Situasi semacam ini menurut Media Officer Arema, Sudarmaji, bakal diberlakukan hingga wabah virus corona mereda.

Rencananya sebelum latihan bakal ada pemeriksaan terhadap pemain, pelatih, offisial, dan awak media yang meliput. Mereka bakal diperiksa tempratur tubuh, dan gejala demam/batuk.

“Semua pemain dan offisial Arema di bawah pengawasan dokter tim, karena itu akan lebih disarankan kepada Aremania melakukan social distancing dengan tidak datang. Ini juga sebagai bentuk turut serta dalam upaya preventing dan membantu tim,” tegasnya.