Eduardo Almeida Bingung Dengan Sikap Para Paidomania

Pelatih Eduardo Almeida bingung dengan sikap para Paidomania yang selalu mempermasalahkan apa yang dilakukannya untuk Arema. Pelatih asal Portugal itu merasa serba salah.

Sekadar untuk diketahui, Paidomania dipakai sebagai sebutan untuk segelintir pendukung Arema yang selalu tidak puas. Yang bisa mereka lakukan hanyalah memaido alias mencaci maki apa yang dilakukan pelatih, manajemen, dan pemain Arema.

Almeida menegaskan bukan orang yang anti kritik dari Aremania. Masukan-masukan untuk tim pelatih itu ditampungnya, dan dipakai mana saja yang dinilainya cocok.

“Ketika kami bermain menyerang tapi kena serangan balik sebagai risikonya, kami dibilang main kurang bagus. Ketika kami bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik, kami juga dibilang bermain tidak bagus. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi,” kata Almeida.

Minta Para Paidomania Tenang, Tim Pelatih Arema Selalu Mengevaluasi

Eduardo Almeida menegaskan, tim pelatih Arema selalu melakukan evaluasi tiap usai bertanding. Pelatih berusia 43 tahun itu meminta para pendukung timnya untuk percaya sepenuhnya pada tim pelatih.

Pembenahan atas segala kesalahan di laga sebelumnya selalu dilakukan dalam sesi latihan. Ini bagian dari kerja keras para penggawa Singo Edan demi target juara.

“Evaluasi selalu kami lakukan setiap hari. Kami harus tetap berlatih, melakukan persiapan untuk laga selanjutnya. Kami pasti melakukan yang terbaik agar segala kesalahan di laga sebelumnya tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Manager Ad Interim Arema, Ali Rifki juga mengkritisi sikap segelintir suporter yang disebutnya Pelatih Online. BACA: Ali Rifki kesal dengan cemoohan para Pelatih Online di media sosial yang mencaci maki bukan mengkritik.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.