Eduardo Almeida Ogah Terburu-buru Mendatangkan Pemain Baru ke Arema

Eduardo Almeida Ogah Terburu-buru Mendatangkan Pemain Baru ke Arema
Eduardo Almeida (C) WEAREMANIA

Eduardo Almeida ogah terburu-buru mendatangkan pemain baru ke Arema untuk menambah kekuatan jelang Liga 1 2021. Pelatih kepala Arema itu bahkan menyebut terlalu dini untuk membicarakan masalah tersebut.

Pelatih asal Portugal itu sendiri baru saja teken kontrak dan resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar Arema, Kamis (20/5/2021) siang. Sore harinya pun Eduardo sudah memimpin sesi latihan perdana Arema usai libur Lebaran di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Baginya, yang lebih penting saat ini adalah menganalisa timnya dan mengenali satu persatu pemain yang sudah bergabung. Di sisi lain, Eduardo juga mengamati semua pemain di klub-klub lainnya.

“Terlalu dini untuk membicarakan soal perekrutan pemain baru ini. Saya sedang menganalisa tim ini dari hasil pertandingan di Piala Menpora 2021 lalu. Saya tahu beberapa pemain, karena saya pernah melatih di Indonesia sebelumnya. Saya juga mengamati pemain-pemain di klub lain, untuk melihat kemungkinan bisa didatangkan,” kata Eduardo.

Eduardo Almeida Ogah Mengambil Keputusan Sendiri

Eduardo Almeida juga menegaskan tak akan mengambil keputusan sendiri terkait perekrutan pemain anyar. Semua pihak terkait akan dilibatkannya sebagai pemberi masukan.

Saat ini Arema tercatat sudah memiliki 25 pemain lokal sisa Piala Menpora 2021 lalu. Jika mengacu pada slot 30 pemain yang bisa didaftarkan, Arema tinggal menyisakan lima pemain rekurtan anyar, di mana empat di antaranya adalah pemain asing.

“Penting untuk dimengerti, dalam tim ini banyak orang, ada tim pelatih dan manajemen. Semua orang bekerja bersama, tentu butuh membicarakan ini bersama-sama, termasuk ketika ingin memilih pemain. Begitu pula dengan pemain asing, kita akan bicarakan bersama-sama,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.