Eduardo Almeida Percaya Diri Arema Bisa Kalahkan PSM Makassar

Reaksi Eduardo Almeida Setelah Liga 1 2021-2020 Ditunda
Eduardo Almeida (C) LUXY WEAREMANIA

Eduardo Almeida percaya diri Arema bisa kalahkan PSM Makassar di laga pertama di Liga 1 2021-2022 Pekan 1, Minggu (5/9/2021), pukul 18.15 WIB. Pelatih Arema itu memang menargetkan tiga poin dalam laga tersebut.

Menurut pelatih asal Portugal itu, laga melawan PSM ini merupakan laga pertama setelah kompetisi lama vakum. Tentunya, kesempatan itu tak boleh disia-siakan para penggawa Singo Edan untuk tidak meraih hasil terbaik, yaitu kemenangan.

Dalam segala keterbatasan, Arema tetap melakukan persiapan semaksimal mungkin jelang kompetisi bergulir. Karenanya, pelatih berusia 43 tahun itu optimistis Arema mampu mewujudkan target menuai poin penuh.

“Ini bakal menjadi laga yang tak mudah, karena yang akan kami hadapi juga tim yang bagus. Saya prediksi ini akan menjadi laga yang menarik, tapi saya harap kami bisa mendapatkan hasil yang bagus untuk membuat suporter menikmatinya, yaitu tiga poin,” kata Almeida.

Alasan Eduardo Almeida Percaya Diri Arema Bisa Kalahkan PSM Makassar

Ada satu hal yang membuat Eduardo Almeida percaya diri Arema bisa meraih tiga poin di laga melawan PSM Makassar ini. Hal itu tak lepas dari kerja keras pemainnya dalam sesi latihan.

Untuk Liga 1 2021-2022 Seri 1 yang digelar di kawasan Jabodetabek ini Arema memboyong 23 pemain saja. Almeida menyebut, ada tiga pemain yang masih pemulihan cedera, salah satunya Diego Michiels, dan satu pemain lagi izin menikah.

“Kami fokus ke tim kami sendiri, fokus ke pertandingan, dan fokus mewujdukan target, tapi juga respek pada lawan yang akan dihadapi. Pemain saya yang membuat saya percaya diri bisa meraih kemenangan, karena saya percaya mereka bisa,” imbuh eks pelatih Semen Padang itu.

Eduardo Almeida Tak Kenal Istilah Pemain Bintang

Eduardo Almeida tak merasa tim Arema yang dilatihnya dihuni oleh para pemain bintang musim ini. Baginya, semua pemain sama, bahkan termasuk pemain asing sekalipun.

“Saya tidak kenal istilah pemain bintang, semua sama, karena kami bermain sebagai tim. Saya percaya pada para pemain, mereka pemain bagus, tapi saya tidak merasa Arema dihuni banyak pemain bintang. Bagi saya, yang lebih penting bukan kemampuan individual, tapi kerja tim,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.