Eduardo Almeida Trauma Jika Liga 1 2021-2022 Tidak Digelar

Italia vs Inggris, Pelatih Arema Jagokan Tim yang Lebih Edan
Eduardo Almeida (C) WEAREMANIA

Eduardo Almeida trauma jika Liga 1 2021-2022 tidak digelar lagi musim ini. Namun, pelatih Arema itu tetap berpikir positif bahwa kompetisi tetap bisa digulirkan pada 20 Agustus mendatang.

Pelatih asal Portugal itu ogah berpikir kompetisi tidak bisa digelar musim ini, seperti tahun 2020 lalu. Sebab, menurutnya berpikiran positif lebih baik ketimbang mengkhawatirkan hal buruk yang justru bisa menyugesti pikiran.

Saat Almeida memutuskan tetap di Indonesia untuk lanjut melatih Semen Padang di Liga 2 2020 lalu, ternyata tidak ada kompetisi. Setelah pulang ke Portugal, ada tawaran datang dari klub Oman, tetapi ketika Almeida sudah tiba di sana, ternyata kompetisi juga tak bisa digelar.

“Lalu, tahun 2021 ini saya memutuskan menerima tawaran Arema, please jangan sampai berpikir buruk kompetisi musim ini tidak bisa digelar juga. Jika itu yang terjadi, sungguh saya merasa sebagai pelatih yang kurang beruntung,” kata Almeida.

Eduardo Almeida Trauma, Makanya Ingin Sekali Kompetisi Digelar

Eduardo Almeida ingin sekali Liga 1 2021-2022 bisa segera digelar agar nasib buruk tak lagi menimpanya. Lebih dari itu, pelatih berusia 43 tahun ini menyebut ada kepentingan hajat hidup orang banyak yang akan terganggu ketika tak ada kompetisi lagi tahun ini.

Sejak Liga 1 2020 vakum pada Maret 2020 lalu, tercatat sudah 500 hari lebih Indonesia tak punya kompetisi sepak bola. Tentu saja, hal ini mengundang keprihatinan Almeida sebagai bagian dari insan sepak bola.

“Ini bukan cuma demi kepentingan saya sebagai pelatih, tapi juga demi kepentingan banyak pihak. Saya pikir semua orang tidak menginginkan tahun ini Indonesia tanpa kompetisi lagi,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.