Gelombang Pencoretan Pemain Arema Masih Akan Berlanjut

Gelombang Pencoretan Pemain Arema Masih Akan Berlanjut
Alfin Tuasalamony (C) DANI KRISTIAN

Nasir bukanlah nama pemain Arema terakhir yang dicoret oleh tim pelatih yang dipimpin Mario Gomez. Gelombang pencoretan pemain Arema masih akan berlanjut.

Hingga Kamis (9/1/2020) petang, Arema sudah mengenalkan 18 pemain untuk kompetisi musim 2020. 15 pemain di antaranya merupakan pemain lawas yang dipertahankan, sedangkan lima pemain lagi merupakan rekrutan anyar.

Namun, General Manager Arema, Ruddy Widodo menyebut masih ada para pemain yang nasibnya masih digantung. Mereka masih belum diputuskan bakal dikontrak lagi atau tidak.

“Masih ada nama-nama seperti Utam Rusdiyana dan Sandi Firmansyah. Mereka diperpanjang atau tidak, masih menunggu kehadiran pelatih kiper (Felipe Americo) dalam sesi latihan perdana,” ungkap Ruddy.

Agil Munawar Masuk Daftar Tunggu

Senasib dengan Utam Rusdiyana dan Sandi Firmansyah, nama Agil Munawar juga masih digantung. Ruddy Widodo belum memberi pernyataan terkait kelanjutan kontrak pemain asal Bandung itu yang sudah berakhir di akhir 2019 lalu.

Saat ini, Agil sedang dalam kondisi pemulihan cedera panjang yang diperkirakan baru pulih di putaran kedua nanti. Nasibnya berbanding terbalik dengan Dedik Setiawan yang mengalami situasi serupa, namun tetap dipertahankan Arema lantaran masih menyisakan kontrak semusim.

“Agil masih dalam pemulihan cedera. Secara teknis saya tidak meragukan kemampuannya di lapangan, tapi tim pelatih belum mengambil keputusan. Yang jelas, karena cederanya di Arema, kami siap menanggung pemulihannya,” imbuhnya.

Alfin Tuasalamony Menyusul?

Namanya masuk dalam daftar pemain yang dipertahankan manajemen klub bukan berarti Alfin Tuasalamony ‘selamat’ dari gelombang pencoretan pemain Arema. Sebab, di posisinya sebagai bek kanan, Ruddy Widodo berdasarkan permintaan tim pelatih mendatangkan dua pemain untuk pesaing, yakni Ganjar Mukti dan Syaiful Indra.

“Dalam perjalanan sebelum kompetisi, kemungkinan pemain keluar-masuk masih ada. Segala sesuatunya masih bisa terjadi. Kita lihat saja nanti, tentu ada evaluasi dari tim pelatih,” pungkas manajer berkaca mata itu.