General Manager Arema: Runtuhnya Sriwijaya FC Musim Lalu Jangan Terulang

General Manager Arema: Runtuhnya Sriwijaya FC Muism Lalu Jangan Terulang
General Manager Arema: Runtuhnya Sriwijaya FC Muism Lalu Jangan Terulang (C) DANI KRISTIAN

Ruddy Widodo berharap runtuhnya Sriwijaya FC musim lalu jangan sampai terulang. General Manager Arema ini tak ingin situasi yang sama menimpa timnya atau klub penghuni posisi lima besar klasemen sementara Liga 1 2019.

Musim lalu, saat timnya terseok-seok di papan bawah, Sriwijaya FC yang tadinya klub papan atas tiba-tiba oleng di tengah musim, dan tersungkur di papan bawah. Diakuinya, selain karena kerja keras semua komponen tim, runtuhnya Sriwijaya FC itu cukup membantu bangkitnya Arema yang memulai putaran kedua dari posisi zona degradasi.

Banyak tim papan bawah yang kemudian mendapatkan poin sempurna dari Sriwijaya FC yang sedang sakit finansialnya. Bahkan, Arema mampu melakukan double hit, menang di Palembang dan di Malang.

“Musim ini kalau bisa jangan sampai ada yang seperti Sriwijaya FC lagi. Kalau ada, tim-tim papan bawah bisa naik. Ini akan mengancam berubahnya klasemen di papan atas, dan membuat perjuangan Arema semakin sulit untuk mengunci target ke zona AFC,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Masih Optimis Tiga Besar

Kalau kondisinya normal, tanpa ada tim papan atas yang oleng seperti Sriwijaya FC, Ruddy meyakini komposisi tim di papan atas tidak berubah. Manajer berkaca mata itu tetap optimistis Arema finish di posisi tiga besar.

Sekarang ini, Arema ada di peringkat keempat dengan 26 pon, unggul satu poin dari Persebaya Surabaya di bawahnya. Sementara, di atas Arema ada Madura United dengan 30 poin, PS Tira-Persikabo 33 poin dan sang pemuncak, Bali United 40 poin.

“Musim ini sangat berbeda, tim-tim di posisi lima besar secara finansial manajemennya sehat, termasuk Arema. Kalau lima tim ini stabil, jangan harap tim-tim yang bawah ini bisa menggeser seperti musim lalu,” imbuhnya.

Persaingan Lebih Berat

Ruddy menilai tiadanya tim yang oleng seperti Sriwijaya FC musim lalu berdampak pada semakin beratnya persaingan di papan atas. Makanya, pria 47 tahun itu mewanti-wanti para penggawa Singo Edan untuk meningkatkan kualitas tim.

“Saya berpesan kepada pemain, putaran kedua harus ditingkatkan, karena tidak lebih ringan. Semua tim berbenah, kalau Arema tak mau berbenah ya susah,” tandas pria asal Madiun tersebut.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.