Gilang Pramana Datang ke Arema Bawa Perubahan, Bagaimana Nasib Orang Lama?

Presiden Klub Arema Lebih Terbuka dengan Aremania

Dalam visi misinya selaku Presiden Klub, dinyatakan Gilang Pramana datang ke Arema membawa perubahan. Yang jadi pertanyaan sekarang, bagaimana nasib orang lama yang ada di internal manajemen klub.

Gilang resmi menjadi Presiden Klub Arema yang baru, Minggu (6/6/2021) setelah ditunjuk Iwan Budianto selaku perwakilan direksi klub. Pengukuhan itu dipublikasikan usai Arema mengalahkan RANS Cilegon FC 6-2 dalam laga latihan bersama di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pengusaha kosmetik dan transportasi ini mengaku senang dan bangga bisa masuk menjadi bagian dari pengelola Arema. Diangkatnya Gilang masuk dalam konsorsium pengelola Arema baginya adalah mimpi yang jadi kenyataan.

“Akhirnya, setelah penantian panjang, saya resmi bergabung di Arema. Terimakasih dukungannya, tentu dengan gabungnya saya di sini, saya ingin membawa perubahan buat tim Arema,” kata Gilang.

Gilang Pramana Datang ke Arema Bawa Perubahan yang Tidak Frontal

Sebelum ini mencuat ketidakpuasan di kalangan segelintir Aremania terhadap kinerja manajemen Arema yang dipimpin General Manager Ruddy Widodo yang menggema di media sosial. Namun, Gilang Pramana menegaskan tak akan melakukan perubahan secara frontal.

Menanggapi hal itu, Gilang memilih tidak gegabah mengambil keputusan. Sekalipun sebagai salah satu bagian dari konsorsium pengelola Arema yang berhak mengeksekusi, Gilang tampaknya lebih bijak menyikapi hal ini.

“Saya datang ke sini bukan untuk merombak atau mengubah susunan manajemen klub. Manajemen yang sudah ada biarkanlah bekerja sesuai porsinya. Lalu, saya akan menambah dengan orang-orang saya, agar Arema lebih siap lagi menghadapi Liga 1 2021-2022,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.