Gimana Rasanya Arema Kebobolan di Menit Akhir, Coach?

Pilih Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, Coach Eduardo Almeida?
Eduardo Almeida (C) LUXY WEAREMANIA

Untuk pertama kalinya di Liga 1 2021-2022 gawang Arema kebobolan di menit akhir babak kedua. Situasi itu terjadi saat bermain imbang 2-2 dengan Persita Tangerang di Pekan 9, Rabu (27/10/2021) malam.

Dari empat gol yang sebelumnya bersarang ke gawang Arema, paling lambat terjadi di menit 80, atau sepuluh menit jelang laga berakhir. Gol telat itu tercatat atas nama Juninho saat Arema kalah 1-2 dari PSS Sleman di Pekan 3.

Saat melawan Persita, Arema sempat unggul dulu di menit 25 lewat gol Kushedya Hari Yudo, yang kemudian dibalas gol Ahmad Nur Hardianto di menit 43. Gol Dedik Setiawan jelang istirahat turun minum sempat membawa Arema kembali unggul, sebelum Persita menyamakan skor 2-2 lewat Mohammad Edo di menit tambahan waktu babak kedua.

“Kami kebobolan di menit akhir lewat skema tendagan bebas. Bola mati adalah bagian penting dalam permainan. Kami sudah fokus, tapi bola (halauan kiper Adilson Maringa) menuju ke lini kedua Persita,” kata pelatih Arema, Eduardo Almeida.

Arema Kebobolan di Menit Akhir, Sebut Persita Cetak Gol Berharga

Eduardo Almeida menyebut gol Mohammad Edo sebagai gol yang berharga bagi Persita Tangerang. Gol itu yang membuyarkan kemenangan Arema yang sudah di depan mata.

Pelatih asal Portugal itu tak menyalahkan situasi kemelut yang terjadi saat skema tendangan bebas yang didapatkan Persita itu. Kalaupun Edo tak jeli melepaskan tembakan tentu gol penyama kedudukan tak akan tercipta.

“Kebetulan ada pemain lawan yang memanfaatkan (bola muntah) dengan membuat gol berharga, dan kami tak bisa mengentikannya, Saya harus mengucapkan selamat atas gol yang dibuatt Persita. Ini sepak bola, gol bisa terjadi di awal ataupun di akhir pertandingan,” pungkasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.