GM Arema Ternyata Suka Chant Aremania yang Liriknya Tahu Tempe

GM Arema Ternyata Suka Chant Aremania yang Liriknya Tahu Tempe
Ruddy Widodo (C) DANI KRISTIAN

Ruddy Widodo ternyata suka chant Aremania yang liriknya ada kata Tahu Tempe. General Manager Arema itu mengaku baru mengetahui chant tersebut pada laga kandang melawan PS Sleman di pekan ke-20 Liga 1 2019 lalu.

Pada laga yang berakhir dengan skor 4-0 untuk Arema tersebut, Aremania memang sempat memperdengarkan chant berlirik Tahu Tempe Ale-ale. Liriknya cukup menggelitik di telinga Ruddy.

Dari liriknya, chant Aremania tersebut sebenarnya merupakan chant sindiran kepada kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS Sleman). Seperti diketahui, kelompok suporter PS Sleman itu hobi sekali membuat koreo ala Italia di tribune saat tim kebanggaannya berlaga.

“Saya salut dengan aksi Aremania di laga terakhir melawan PS Sleman. Saya pikir, di dalam stadion teror apa pun itu silakan, lakukan saja asal tidak melanggar regulasi. Nyanyian (chant) itu bagus, apalagi nyanyian Arema yang baru saya dengar waktu itu, ada kata-kata Tahu Tempe dan Ale-ale,” kata Ruddy.

Teror yang Tak Melanggar Regulasi

Ruddy sangat mendukung kreativitas Aremania dalam melakukan teror. Menurut manajer berkaca mata itu, masih banyak lagi cara meneror tim lawan yang tak melanggar regulasi dan berbuah sanksi atau denda.

Ruddy menyebut teror kepada tim lawan cukup dilakukan sepanjang 90 menit laga berjalan. Tak perlu sampai meneror tim lawan dengan menyalakan petasan di saat mereka menjalani official training atau di hotel tempat mereka menginap.

“Ada juga yang lebih mudah, ketika pemain lawan membawa bola, teriak saja ‘hooo’. Itu sudah menjadi teror tersendiri, daripada yang melanggar regulasi seperti lempar-lempat atau flare dan sejenisnya,” pungkasnya.

Lirik Chant Aremania yang Ada Kata Tahu Tempe-nya

Ini Indonesia, bukan Italia.
Ini Indonesia, bukan Italia.
Makan tahu tempe, nyanyinya ale-ale.
Makan tahu tempe, nyanyinya ale-ale.