Greg Nwokolo Jadi Penyerang yang Paling Sulit Dijaga Agil Munawar

Greg Nwokolo Jadi Penyerang yang Paling Sulit Dijaga Agil Munawar
Agil Munawar (C) DANI KRISTIAN

Agil Munawar menyebut penyerang Madura United, Greg Nwokolo sebagai sosok penyerang yang paling sulit dijaganya. Bek sayap Arema itu meminta siapa pun pemain bertahan yang dipasangan di laga melawan MU di pekan ke-27 Liga 1 2019, Jumat (8/11/2019) sore di Stadion Kanjuruhan Malang harus mewaspadai si pemain.

Pemain asal Bandung itu sudah merasakannya sendiri ketika menjaga Greg saat Arema bertandang ke markas MU pada putaran pertama lalu. Saat itu, Agil menjalani debutnya di musim ini dan Arema kalah 0-1.

Bermain sejak menit awal, Agil kerap terlibat duel satu lawan satu dengan Greg di sisi kanan pertahanan Arema. Penjagaan ketat yang diterapkannya, membuat si pemain naturalisasi milih MU itu kesulitan menembus pertahanan skuad Singo Edan dari sisi kanan.

“Saya sudah menjaga beberapa penyerang, tapi yang paling sulit dijaga adalah Greg Nwokolo. Selaiin karena skilnya bagus, dia juga punya kecepatan, fisiknya kuat juga,” ungkap Agil kepada WEAREMANIA.

Sayang, Agil Munawar Terancam Absen

Sayang, pada laga melawan Madura United ini, Agil Munawar terancam absen dan tak bisa menjaga Greg Nwokolo lagi. Kondisi kebugarannya pasca-pulih dari cedera lutut belum 100 persen.

Agil sendiri sebenarnya sudah mengikuti sesi latihan perdana Arema dlam persiapan menghadapi MU awal pekan ini. Namun, pemain 24 tahun itu menyerahkan keputusan bermain atau tidak kepada tim pelatih.

“Kalau cedera sudah pulih, tapi tinggal kebugaran saja belum 100 persen, masih ada trauma juga,” imbuhnya.

Pesan untuk Bek Sayap Lainnya

Andai tak dimainkan di laga melawan Madura United ini, Agil Munawar punya pesan untuk bek sayap lainnya. Terutama bagi pemain Arema yang bertugas menjaga Greg Nwokolo.

“Kalau bisa jangan sampai kalah ngotot dari lawan. Kalau Greg bermain ngotot, kita harus lebih ngotot. Kalau kita kalah ngotot, ya sudah habis, dia akan lolos dari penjagaan,” pungkas eks PS TNI itu.