Hadapi Ketidakpastian Liga 1 2020, Arema Bersiap Layaknya Tentara

Hadapi Ketidakpastian Liga 1 2020. Arema Bersiap Layaknya Tentara
Latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

General Manager Arema, Ruddy Widodo memiliki kiat khusus bagi timnya menghadapi ketidakpastian lanjutan Liga 1 2020. Pria berkaca mata itu meminta para pemain Arema bersiap layaknya tentara menghadapi perang.

Sebelumnya, gelaran kompetisi yang sedianya digelar 1 Oktober tertunda karena tidak adanya izin dari Polri degan alasan mereka fokus pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dalam pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Yogyakarta, 18 klub peserta Liga 1 2020 sudah bersepakat kompetisi tetap akan digelar.

Ruddy sendiri meyakini kompetisi bakal terus berlanjut selambat-lambatnya setelah pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember. Karenanya, hingga saat ini para penggawa Arema tetap disiapkan dalam sesi latihan rutin.

“Kami memposisikan diri seperti tentara yang siap berperang. Kami harus siap setiap saat untuk pertandingan, karena sebenarnya arahan PSSI sudah jelas liga dilanjutkan. Kalau tidak 1 November, ya 1 Desember atau 1 Januari,” kata Ruddy.

Alasan Utama Arema Bersiap Layaknya Tentara

Ruddy Widodo membeberkan alasan timnya bersiap layaknya tentara yang siap perang. Menurutnya, meski tidak pasti, sudah ada patokan kapan Liga 1 2020 bisa digelar kembali.

Sesuai skema dari PSSI, jika Liga 1 2020 dilanjutkan pada kurun waktu 1 November hingga 1 Desember, maka formatnya tetap round robin, dan harus berakhir sebelum Piala Dunia U-20 2021. Jika dilanjutkan 1 Desember ke atas, maka ada dua opsi, format tetap dengan catatan berakhir pada April 2021, atau format berubah jika selesainya Maret 2021.

“Kalau dimulai lagi 1 Januari, format sudah pasti berubah, ada penyisihan dua wilayah, 8 besar, semifinal, final. Saat menunggu ini kita harus tetap bersiap, meskipun kami yakin PSSI dan PT LIB juga tidak akan mendadak memberitahukan kick off-nya,” imbuhnya.

Sudah Berkomunikasi degan Pemain Arema

Sepulang dari Yogyakarta, Ruddy Widodo langsung menemui para pemain dalam sesi latihan di Lapangan Mulyorejo, Kota Malang, Kamis (15/10/2020) pagi. Pria berusia 49 tahun itu berusaha menenangkan timnya agar tak lagi merisaukan ketidakjelasan lanjutan kompetisi.

“Sudah, soal kapan kompetisi bergulir dan jadwalnya biar menjadi tugas PSSI, PT LIB dan manajemen klub. Kewajiban pemain ya latihan. Kompetisi tetap akan bergulir, jaminannya 18 klub, dan arahan skema PSSI,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.