Hendro Siswanto Jadi Kapten Arema di Laga Lawan Semeru FC

Inilah Jadwal Arema di Liga 1 2020

Hendro Siswanto jadi kapten Arema saat ditahan imbang 1-1 Semeru FC pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (5/2/2020) sore. Gelandang Arema ini menyandang jabatan tersebut di 50 menit babak pertama.

Pada babak pertama dalam laga yang digelar 2 x 50 menit itu, pelatih Arema, Mario Gomez memang menurunkan skuad inti, termasuk Hendo. Ban kapten tampak melingkar di lengan pemilik jersey bernomor punggung 12 tersebut sejak awal laga.

Perasaan Hendro biasa saja ketika ditunjuk sebagai kapten tim oleh Gomez. Memang, yang diketahuinya, jabatan kapten tim Arema saat ini masih belum permanen, di mana Bagas Adi Nugroho juga pernah menyandangnya di laga melawan Bintang Semeru lalu.

“Kalau saya sendiri tak terlalu berharap menjadi kapten tim ke depannya, masih ada pemain yang lebih pantas. Misalnya, Dendi Santoso, Johan Farizi, atau Bagas Adi,” ungkap Hendro dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Hendro Siswanto Menyerahkan Keputusan Kepada Mario Gomez

Hendro Siswanto menegaskan, pemilihan kapten tim Arema merupakan hak Mario Gomez sebagai pelatih. Pemain asal Tuban itu menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut tanpa banyak berharap.

Pada 50 menit babak kedua di laga melawan Semeru FC itu, Gomez memberikan ban kapten kepada Jayus Hariono, di mana Hendro sudah keluar lapangan. Hal ini menunjukkan pelatih asal Argentina ini belum punya pilihan tetap soal kapten tim.

“Semuanya saya serahkan kepada pelatih. Sebagai pemain, kami tidak bisa membantah (jika ditunjuk menjadi kapten tim), jadi saya akan mengikuti apa kata pelatih
,” imbuh pemain yang pernah memperkuat Persela Lamongan di masa muda ini.

Alasan Mario Gomez Memilih Hendro Siswanto Sebagai Kapten

Mario Gomez sendiri memiliki alasan khusus mengapa memilih Hendro Siswanto jadi kapten Arema pada laga melawan Semeru FC ini. Menurutnya, pemain 29 tahun itu memenuhi syarat untuk menyandang jabatan tersebut.

“Kenapa tidak? Karena Hendro punya karakter yang cocok untuk menjadi sosok kapten tim,” tegas pelatih berusia 62 tahun itu.