Hujan Paksa Arema Menggelar Latihan Tertutup

Hujan Paksa Arema Menggelar Latihan Tertutup

Tim pelatih Arema menggelar latihan tertutup di dalam ruang utama Stadion Gajayana Kota Malang, Rabu (29/1/2020) sore. Hal itu terpaksa mereka lakukan mengingat di luar cuaca sedang tidak bersahabat karena turun hujan.

Memang, hujan mengguyur wilayah Stadion Gajayana dan sekitarnya sejak sekitar satu jam sebelum sesi latihan dimulai. Ketika para penggawa Singo Edan berdatangan, hujan pun masih awet tak mau reda.

Sesi latihan ini sedianya digelar pada pukul 15.30 WIB. Namun, pelatih Mario Gomez sempat menunggu hujan berhenti selama 15 menit, sebelum memutuskan latihan digelar secara indoor pada pukul 15.45 WIB.

“Coach Gomez bilang tidak mau merusak rumput lapangan stadion. Kalau kami berlatih dalam kondisi hujan biasanya lapangan bisa rusak oleh sepatu pemain,” kata Asisten Pelatih Arema, Kuncoro.

Filosofi Keren di Balik Arema Menggelar Latihan Tertutup

Ternyata ada filosofi keren di balik alasan Mario Gomez memutuskan Arema menggelar latihan tertutup di dalam ruangan jalan masuk menuju ke tribun VIP. Filosofi tersebut diungkapkan oleh Kuncoro.

Karena hujan tak kunjung reda, para penggawa Singo Edan melahap menu latihan fisik dipimpin pelatih fisik Marcos Gonzales. Tak ada rumput lapangan, lantai keramik dan tangga menuju tribun VIP pun jadi media bagi Dendi Santoso dan kawan-kawan menggembleng fisik.

“Tadi Coach Gomez juga menceritakan filosofinya yang melatarbelakangi kami berlatih di dalam ruangan. Menurutnya, lapangan adalah tempat seorang pesepak bola mencari nafkah, jadi jangan sampai rusak karena kami pakai berlatih,” tegasnya.