Jacksen Tiago: Tak Ada Keraguan Soal Kiper Asing Arema

Jacksen Tiago mengungkapkan, tak ada keraguan soal kiper asing Arema, Adilson Maringa yang turut mengalahkan timnya di Liga 1 2021-2022 Pekan 5, Rabu (29/9/2021) kemarin. Pelatih Persipura Jayapura itu bahkan memprediksi masa depan si kiper akan cerah di Indonesia.

Maringa yang berasal dari Brasil, sama dengan Jacksen, mencatatkan cleansheet keduanya bersama Arema musim ini di laga melawan Persipura. Kehadirannya mengingatkan Jacksen pada sosok kiper asing lain, Zheng Cheng (Cina) dan Yoo Jae-hoon (Korea Selatan).

Ingatannya kembali pada masa menjadi pelatih asing yang pertama kali membawa kiper asing ke Indonesia, Zheng ke Persebaya Surabaya, dan Jae-hoon ke Persipura. Setelah sekian lama, musim ini ada lagi kiper asing, Maringa yang didatangkan Arema.

“Siapa pun kiper asing yang dibawa ke sini, pasti dia lebih menonjol dari kiper lokal. Teknik dasar dia menguasai sempurna, penempatan posisi, dan juga pengalaman. Yang jelas, tidak ada keraguan soal kiper asing. Saat ini Indonesia punya Maringa, dulu ada Zheng Cheng dan Yoo Jae-hoon yang saya bawa ke sini. Itu tren baru, semua tergantung kebutuhan tim tersebut,” ujar Jacksen.

Menyesal Biarkan Kiper Asing Arema Tampil Bagus

Ada yang membuat Jacksen tak kalah menyesal selain kekalahan 0-1 Persipura Jayapura dari Arema. Mantan pelatih Barito Putera itu menyesal sudah membiarkan Adislon Maringa tampil bagus dengan segala kelebihannya.

Maringa bisa mencatatkan cleansheet keduanya beruntun di laga melawan Persipura ini. Menurut Jacksen, andai kiper lokal yang bermain, dengan bola-bola atas yang dilancarkan pemain Persipura, bukan tidak mungkin banyak gol diderita Arema.

“Kekalahan ini lebih karena kita tidak bisa memanfaatkan kelebihan kita dalam bola bawah. Kita sudah tahu kiper asing Arema jago bola atas, tapi kita paksa terus main bola atas. Sebenarnya kami punya cara untuk menghadapi kiper bagus bola atas seperti itu, tapi tidak maksimal. Justru kita bermain dengan bola-bola yang membuat kiper Arema menonjol,” imbuhnya.

Sempat Berikan Instruksi Dadakan

Melihat pemain Persipura Jayapura memanjakan Adilson Maringa dengan bola-bola atas, Jacksen bukannya tanpa upaya memperbaikinya. Bahkan, legenda Persebaya Surabaya ini sudah memberi instruksi dadakan di pinggir lapangan.

“Kita coba terus-menerus teriak dari pinggir lapangan. Saya suruh pakai bola bawah, karena kalau bola atas menguntungkan lawan. Tapi ada beberapa momen kita tetap mengembangkan bola atas. Kita juga mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan pemain baru, tapi saya akui itu pun belum maksimal. Ini harus kita benahi dalam sesi latihan,” pungkas pelatih berusia 53 tahun itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.