Jadi Pelatih Arema, Javier Roca Diancam 2 Legenda Arema Asal Chile

Jadi pelatih Arema, Javier Roca ‘diancam’ dua legenda Arema asal Chile. Pelatih asal Chile itu mengaku menerima ancaman itu sesaat setelah namanya diumumkan sebagai pelatih Arema di media sosial.

Legenda Arema yang dimaksud adalah Juan Rubio dan Rodrigo Araya. Kedua merupakan mantan pemain Arema di awal tahun 2000-an.

Selain mereka berdua, Arema juga lekat dengan pemain-pemain asing asal Chile lainnya, seperti Pacho Rubio, Julio Cesar Moreno, Nelson Sanches, Jamie Rojas, Marcus Rodriguez, Chistian Cespedes, Marcus Veda, Patricio Morales. Sayang, Roca sendiri semasa menjadi pesepak bola belum pernah main di Arema.

“Setelah saya diumumkan menjadi pelatih Arema, teman-teman yang pernah main di sini, seperti Rubio dan Araya langsung beri tekanan kepada saya. ‘Awas, kalau kamu gagal di sana, kamu tidak bisa balik ke Chile’,” kata Roca.

InginBerikan Pembuktian Usai Javier Roca Diancam

‘Ancaman’ Juan Rubio dan Rodrigo Araya itu memotivasi Javier Roca. Pelatih berusia 45 tahun itu ingin membuktikan Arema bisa berjaya dengan Chile Connection.

Roca menyadari, pemain-pemain asal Chile sudah punya sejarah manis dan kenangan indah di Arema. Jika mampu meraih juara di sini, Roca akan menjadi orang Chile pertama yang memberikan trofi untuk Arema.

“Jadi, saya akan coba untuk jangan sampai bikin malu orang Chile di sini dengan cerita kegagalan. Saya akan maksimalkan,” imbuhnya.

Termotivasi Chant Gubahan Ayo-ayo Arema

Javier Roca juga tahu Aremania punya chant Ayo-ayo Arema, yang merupakan hasil gubahan chant Timnas Chile di Piala Dunia 1998. Chant itu dibawa Juan Rubio ketika main untuk Arema di Ligina VI 1999-2000.

“Semoga koneksi emosional antara darah Chile dan Arema ini akan terus membawa kejayaan dan masa depan yang cerah,” tandasnya.