Javier Roca Akui Pemain Arema Kurang Tenang Dalam Melancarkan Serangan

Satu persatu masalah Arema terungkap seiring empat kekalahan beruntun di Liga 1 2022-2023, salah satunya penyelesaian akhir. Pelatih Arema, Javier Roca menyebut hal itu karena pemain Arema kurang tenang dalam melancarkan serangan.

Pelatih asal Chile itu setuju jika ada yang berpendapat, dalam menyerang pertahanan lawan, para penggawa Singo Edan tampak grusa-grusu. Mereka kurang tenang, terutama ketika sudah memasuki area sepertiga pertahanan.

Kekurangtenangan itu membuat final pass yang dilepaskan pemain Arema lebih sering terbuang sia-sia. Andai bisa lebih tenang, pasti umpan itu bisa menjadi peluang mencetak gol lebih besar.

“Kalau soal pemain kurang tenang (saat membawa bola), saya setuju. Saya akui memang begitu,” kata Roca.

Alasan Pemain Arema Kurang Tenang

Javier Roca melihat ada alasan tersendiri di balik kekurangtenangan para pemain Arema dalam menyusun serangan. Pelatih berusia 46 tahun itu menyinggung soal pembuktian mereka sebagai pemain.

Menurutnya, para pemain Arema punya semangat dan motivasi mengakhiri tren negatif timnya di beberapa laga terakhir. Sayangnya, keinginan untuk menang itu belum juga menjadi kenyataan.

“Mungkin pemain mau buktikan kalau mereka bisa memenangkan pertandingan. Jadi mungkin sedikit terburu-buru. Saya melihat tidak lebih dari itu,” tutupnya.