Javier Roca Curhat Kesulitan Jadi Pelatih Arema di Tengah Ketidakpastian Lanjutan Liga 1 2022-2023

Pelatih Javier Roca curhat kesulitan pelatih Arema dalam menyiapkan di tengah ketidakpastian lanjutan Liga 1 2022-2023. Menurutnya, hal ini berhubungan dengan materi latihan yang harus disiapkannya sebagai juru latih.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat merancang kompetisi bergulir kembali dengan tiga opsi tanggal kick off. Namun, hingga opsi tanggal terakhir, 2 Desember pun batal digelar kembali.

Dalam ketidakpastian jadwal kompetisi yang tertunda pasca Kanjuruhan Disaster 2 itu, Roca memutuskan timnya tetap berlatih. Arema terus menjalankan program latihan yang disusun pelatih asal Chile itu sambil menunggu kabar dari PSSI dan PT LIB.

“Itu dia yang susah, itu yang bikin kita kesulitan sebagai pelatih. Saya kira bukan cuma saya, tapi semua pelatih klub Liga 1. Bagaimana kita bisa atur jadwal, intensitas latihan di tim, dan sebagainya. Jadi itu yang susah kan,” kata Roca.

Detail Kesulitan Pelatih Arema Dalam Ketidakpastian Lanjutan Liga 1 2022-2023

Javier Roca menjelaskan detail kesulitannya sebagai pelatih, khususnya dalam menyiapkan program latihan. Ketidakpastian lanjutan Liga 1 2022-2023 membuatnya hanya mengandalkan intuisi saja.

Sebagai pelatih, eks arsitek Persik Kediri itu hanya bisa menebak-nebak kapan kompetisi dilanjutkan. Ketika tebakan itu gagal, program latihan akan disusun ulang.

“Karena patokan semua rencana dalam program latihan itu, mau metode apa pun patokannya kan jadwal pertandingan. Selama kita gak tahu, ya feeling saja sih, kapan akan mulai. Makanya kalau bisa ya secepatnya dimulai, tapi kasih kepastian tanggal berapa,” tandasnya.