Javier Roca Percaya Masih Ada Aremania yang Percaya Kepada Arema

Jelang menjalani lanjutan Liga 1 2022-2023 Pekan 12 melawan Dewa United, Rabu (7/12/2022), pukul 15.15 WIB, Arema bisa dibilang krisis dukungan Aremania. Namun, pelatih Javier Roca menegaskan masih ada Aremania yang percaya kepada Arema.

Diakui atau tidak, usai Kanjuruhan Disaster 2, tingkat kepercayaan Aremania terhadap Arema bisa dibilang menurun. Pasalnya, klub dinilai tak mau ikut ambil bagian dalam aksi nyata menuntut usut tuntas kasus Tragedi Kanjuruhan ini.

Meski demikian, Roca menegaskan, setiap orang bebas punya pilihan. Diyakininya, di antara mereka masih ada yang tetap setiap memberikan dukungan kepada skuad Singo Edan.

“Sebenarnya, yang benar-benar mencintai Arema, kepercayaan itu tidak pernah hilang, mereka tetap percaya kepada tim, tetap percaya kepada pemain. Tapi, mereka dalam keadaan yang terluka, kami juga merasakan yang sama,” kata Roca.

“Tugas kita sekarang membantu luka itu pelan-pelan bisa sembuh atau pelan-pelan tidak terlalu sakit. Kita berusaha untuk apa yang kita lakukan di lapangan itu teridentifikasi dengan perjuangan orang-orang Malang, khususnya Aremania Aremanita.”

Butuh Dukungan Aremania yang Percaya Kepada Arema

Roca menegaskan, Arema masih membutuhkan dukungan dari Aremania dan Aremanita dalam mengarungi lanjutan Liga 1 2022-2023. Meski laga digelar tana penonton dan Arema mendapatkan sanksi laga usiran tanpa penonton, setidaknya mereka masih bisa memanjatkan doa untuk Arema.

“Kita tetap minta doa dan restu dari Aremania, kita tetap butuh doa dan dukungan mereka, karena yang membesarkan Arema selama ini adalah orang Malang, Aremania dan Aremanita,” imbuhnya.

“Kita akan mewakili mereka dengan sepenuh hati, dan perjuangan. Semoga kita bsia mendapatkan hasil yang terbaik di lanjutan kompetisi musim ini.”

Berikan yang Terbaik untuk Keluarga Korban Kanjuruhan Disaster 2

Roca menjanjikan sesuatu untuk keluarga korban Kanjuruhan Disaster 2. Menurutnya, Arema siap melakukan yang terbaik demi meraih prestasi yang bisa mereka banggakan.

“Kita tahu kalau memang sebagai pemain, kita tak berhak meminta. Tapi, kalau dikasih kesempatan, kita tetap butuh doa dan dukungan dari Aremania dan Aremanita. Kita tidak bisa memaksa, yang mau mendukung silakan,” tegasnya.

“Kita akan kasih yang terbaik, khususnya untuk keluarga korban, seperti yang kita sampaikan di rumah duka.”