Javier Roca Sebut Gol-gol Arema Bukan karena Skema Serangan

Arema sukses mengalahkan Persik Kediri 3-2 dalam laga Liga 1 2021-2022 Pekan 12 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam. Pelatih Persik, Javier Roca sebut gol-gol Arema bukan karena skema serangan set play.

Tak ada yang salah dari komentar pelatih asal Chile itu. Pasalnya, tiga gol yang dibuat Arema tercipta dari satu tendangan penalti, dan dua lagi dari tendangan pojok.

Gawang Arema sempat kebobolan dulu oleh gol Youssef Ezzejjari di menit 30, sebelum Carlos Fortes menyamakan skor lewat penalti di menit 33. Setelah berbalik unggul 3-1 melalui dua gol Johan Farizi di menit 42 dan Feby Eka di menit 45, Ezzejjari kembali membobol gawang Arema di menit 75.

“Bicara koordinasi lini pertahanan Persik, sebenarnya tidak ada masalah. Dua gol Arema tercipta dari situasi bola mati, kita kehilangan konsentrasi. Koordinasi pertahanan kami bagus, terbukti gol-gol Arema bukan karena proses mereka melakukan tekanan, melainkan kami sendiri yang dalam situasi tertekan setelah kebobolan gol pertama,” kata Roca dalam sesi jumpa pers usai laga.

Javier Roca Akui Gol-gol Arema Karena Kesalahan Pemain Persik Sendiri

Tanpa menyebut nama, Javier Roca mengakui jika gol-gol Arema ke gawang Persik Kediri karena kesalahan pemainnya sendiri. Untuk hal ini, evaluasi bakal dilakukannya bersama tim sebelum laga selanjutnya.

Menurutnya, pertandingan ini berjalan sangat menarik, karena kedua tim sama-sama menampilkan permainan yang berbeda. Apalagi Persik mencoba menggunakan pemain yang sebenarnya atraktif, tanpa mengurangi tekad untuk memenangkan pertandingan.

“Ada banak hal yang harus kita perbaiki, kita melakukan dua-tiga kesalhan sendiri. Melakukannya di laga melawan Arema itu sangat fatal, karena mereka punya pemain yang sangat berkualitas, dengan kesempatan sekecil apa pun, mereka bisa menjadikannya gol,” imbuh mantan pemain Persija Jakarta itu.

Banyak Membuang Peluang di Depan Gawang Arema

Javier Roca tak memungkiri sebenarnya Persik Kediri punya banyak peluang untuk mencetak gol agar terhindar dari kekalahan saat melawan Arema. Namun, ada banyak faktor yang membuat peluang itu terbuang sia-sia.

“Kita harus melihat banyak hal, bukan karena kurang tenang saja saat menyelesaikan peluang, tapi juga ada faktor lain. Lapangan licin misalnya, juga adanya tekanan untuk segera menyamakan kedudukan. Finishing memang harus kita perbaiki, kalau bisa sedikit lebih tenang di kotak penalti mungkin kami bisa mencetak lebih banyak gol,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.