Javier Roca Tak Suka 2 Kemenangan Beruntun Arema Disebut Sebagai Puncak Penampilan

Javier Roca tak suka dua kemenangan beruntun Arema di Liga 1 2022-2023 sebagai puncak penampilan timnya. Pelatih Arema itu menanggapinya sebagai sesuatu yang wajar saja.

Sebelumnya, untuk pertama kalinya Arema musim ini meraih dua kemenangan berturut-turut. Usai mengalahkan Dewa United 2-0 di Pekan 12, mereka menaklukkan Persis Solo 2-1 di Pekan 13.

Tentunya, hal ini di luar dugaan banyak pihak, mengingat kondisi mental pemain Arema sempat dikhawatirkan mengalami masalah pasca Kanjuruhan Disaster 2. Namun, Roca sendiri merasa yakin jika timnya mampu melakukan yang terbaik.

“Saya tidak terlalu suka kalau dikatakan dua kemenangan kami kemarin itu peak performance, karena semua pertandingan itu berbeda. Yang jelas, dalam dua pertandingan terakhir kemarin, apa yang kita latihkan, apa yang kita prediksi, itu terjadi,” kata Roca.

Efek Positif 2 Kemenangan Beruntun Arema

Javier Roca menambahkan, kemenangan beruntun yang diraih Arema di Pekan 12 dan Pekan 13 membawa efek positif bagi tim Arema. Pelatih asal Chile itu merasakan sendiri bagaimana kuatnya intuisi para penggawa Singo Edan.

“Paling tidak, intuisi pemain untuk melakukan apa yang selama ini kita kerjakan dalam sesi latihan,” imbuh eks pelatih Persik Kediri ini.

“Intuisi mereka kuat, kini makin percaya diri, percaya kalau kita bisa arahkan pertandingan ke mana kita lebih kuat. Itu yang kita coba untuk lakukan di pertandingan ketiga melawan Persikabo 1973.”