Jika Resmikan 6 Pemain Tambahan, Skuad Arema Terancam “Kegemukan”

Hingga Sabtu (21/1/2023) pagi, nama enam pemain anyar Arema masih belum terdaftar di laman PT Liga Indonesia Baru (LIB). Jika mereka diresmikan, maka skuad Arema terancam kegemukan.

Seetelah melepas tiga pemain, Hasim Kipuw, Hanis Saghara, dan Irsyad Maulana, saat ini Arema memiliki 24 pemain. Ditambah dua pemain lama yang baru didaftarkan, yakni Kushedya Hari Yudo dan Syaeful Anwar menjadi 26 pemain.

Saat ini, di tim Arema ada enam pemain baru, seperti Bayu Aji, Kevin Armedya, Iman Budi, Joko Susilo, Ahmad Bustomi dan Galih Firmansyah. Namun, hingga kini belum asda publikasi tentang status mereka di Arema.

Andaikan mereka jadi dikontrak, secara keseluruhan Arema bakal memiliki 31 pemain. Jumlah itu hampir menyentuh angka maksimal 35 pemain yang diizinkan oleh PT LIB untuk didaftarkan klub peserta Liga 1 2022-2023 sesuai regulasi.

Skuad Arema Terancam Kegemukan, Javier Roca Cuma Butuh 23 Pemain

Pelatih Arema, Javier Roca terang-terangan cuma membutuhkan total 23 pemain saja untuk mengarungi sebuah kompetisi. Namun, ada sejumlah faktor yang menurutnya membuat jumlah pemain itu harus bertambah di Liga 1 2022-2023.

Misalkan, jadwal yang padat yang mengharuskan seorang pelatih melakukan rotasi pemain dengan ancaman tingkat risiko pemain cedera atau kelelahan yang tinggi. Tentu saja, dalam situasi ini pelatih butuh pemain esktra.

“Kalau saya, sebenarnya 18 pemain itu sudah cukup, ditambah lima pemain dari akademi. Tapi, kalau di sepak bola kita kan tidak bisa seperti itu. Kita harus rekrut lebih banyak,” kata Roca.

Masih Ada Banyak Kemungkinan yang Terjadi

Javier Roca masih membuka peluang perubahan komposisi pemain skuad Arema. Hingga bursa transfer pemain paruh musim ditutup pada 30 Januari 2023 mendatang, masih ada banyak kemungkinan yang terjadi.

“Sampai tanggal 30 Januari pendaftaran pemain masih dibuka. Apa pun bisa terjadi,” pungkas pelatih asal Chile ini.