Kebobolan Satu, Begal Tetap Puji Debut Sandi Firmansyah

Kebobolan Satu, Begal Tetap Puji Debut Sandi Firmansyah
Kebobolan Satu, Begal Tetap Puji Debut Sandi Firmansyah (C) DANI KRISTIAN

Debut Sandi Firmansyah bersama Arema FC memang diwarnai kebobolan satu gol yang bersarang ke gawangnya saat bermain imbang dengan PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019 lalu. Namun, pelatih kiper Arema, Yanuar Hermansyah tetap melayangkan pujian baginya.

Setelah dalam 15 laga sebelumnya mengandalkan Utam Rusdiyana dan Kartika Ajie di bawah mistar, pelatih kiper yang akrab disapa Begal itu menurunkan Sandi saat Arema menjamu PSIS. Sayang, laga tersebut berakhir 1-1, sehingga tiga poin melayang.

Menurutnya, penampilan Sandi bagus dalam menjaga gawang Arema. Kendati gawangnya kebobolan oleh gol tendangan bebas Claudir Marini di menit 77, Begal tetap memberikan apresiasinya untuk kinerja si kiper.

“Saya melihat debut Sandi Firmansyah cukup bagus penampilannya, kalau pun kebobolan itu karena memang tendangan bebasnya bagus saja, Itu bukan bola gampang buat kiper, karena mengarah ke mistar, lalu memantul ke dalam gawang,” kata Begal.

Kelebihan Sandi Firmansyah

Dalam laga melawan PSIS, Begal menyebutkan Sandi sudah menunjukkan kelebihannya. Beberapa kali tercatat kiper asli Malang itu berani terbang menyelamatkan gawang Arema.

Eks pelatih kiper Persela Lamongan ini berani menurunkan Sandi bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, dalam sesi latihan terakhir Arema jelang pertandingan pun kelebihan tersebut dimunculkannya.

“Beberapa kali dia berani mengambil keputusan, memotong bola. Saya menurunkan Sandi karena di dalam sesi latihan memang bagus,” imbuhnya.

Kenapa Tidak dari Dulu?

Jika ditanya kenapa tidak menurunkan Sandi dari dulu, Begal hanya bisa menjawab, semua butuh proses. Menurutnya, laga melawan PSIS ini saat yang tepat bagi Sandi menjalani debutnya.

“Saya mau saat Sandi dimainkan, dia yang notabene sudah punya banyak pengalaman, dapat tampil tanpa ada masalah. Selama ini dia butuh proses saja, saya menunggu saat yang tepat dia layak dimainkan,” pungkas pria 54 tahun ini.

Kebobolan Satu, Begal Tetap Puji Debut Sandi Firmansyah

Debut Sandi Firmansyah bersama Arema FC memang diwarnai kebobolan satu gol yang bersarang ke gawangnya saat bermain imbang dengan PSIS Semarang di pekan ke-17 Liga 1 2019 lalu. Namun, pelatih kiper Arema, Yanuar Hermansyah tetap melayangkan pujian baginya.

Setelah dalam 15 laga sebelumnya mengandalkan Utam Rusdiyana dan Kartika Ajie di bawah mistar, pelatih kiper yang akrab disapa Begal itu menurunkan Sandi saat Arema menjamu PSIS. Sayang, laga tersebut berakhir 1-1, sehingga tiga poin melayang.

Menurutnya, penampilan Sandi bagus dalam menjaga gawang Arema. Kendati gawangnya kebobolan oleh gol tendangan bebas Claudir Marini di menit 77, Begal tetap memberikan apresiasinya untuk kinerja si kiper.

“Saya melihat debut Sandi Firmansyah cukup bagus penampilannya, kalau pun kebobolan itu karena memang tendangan bebasnya bagus saja, Itu bukan bola gampang buat kiper, karena mengarah ke mistar, lalu memantul ke dalam gawang,” kata Begal.

Kelebihan Sandi Firmansyah

Dalam laga melawan PSIS, Begal menyebutkan Sandi sudah menunjukkan kelebihannya. Beberapa kali tercatat kiper asli Malang itu berani terbang menyelamatkan gawang Arema.

Eks pelatih kiper Persela Lamongan ini berani menurunkan Sandi bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, dalam sesi latihan terakhir Arema jelang pertandingan pun kelebihan tersebut dimunculkannya.

“Beberapa kali dia berani mengambil keputusan, memotong bola. Saya menurunkan Sandi karena di dalam sesi latihan memang bagus,” imbuhnya.

Kenapa Tidak dari Dulu?

Jika ditanya kenapa tidak menurunkan Sandi dari dulu, Begal hanya bisa menjawab, semua butuh proses. Menurutnya, laga melawan PSIS ini saat yang tepat bagi Sandi menjalani debutnya.

“Saya mau saat Sandi dimainkan, dia yang notabene sudah punya banyak pengalaman, dapat tampil tanpa ada masalah. Selama ini dia butuh proses saja, saya menunggu saat yang tepat dia layak dimainkan,” pungkas pria 54 tahun ini.