Kebutuhan Nutrisi Pemain Arema Jadi Perhatian Eduardo Almeida

Kebutuhan Nutrisi Pemain Arema Jadi Perhatian Eduardo Almeida
Eduardo Almeida (C) LUXY WEAREMANIA

Bukan cuma urusan teknis, hal nonteknis seperti kebutuhan nutrisi pemain Arema pun jadi perhatian Eduardo Almeida. Pelatih Arema asal Portugal ini memang dikenal cukup detail orangnya.

Memang, sebagai pelatih, Almeida mengaku tak bisa mengawasi setiap waktu apa saja menu makanan para pemainnya. Namun, menu yang harus dimakan dan tidak boleh dimakan sebagai pesepak bola sudah disampaikannya sebagai masukan kepada para penggawa Singo Edan.

Dalam hal ini, Almeida tida bekerja sendirian. Tentunya ada pula masukan dari dokter tim Arema mengenai asupan gizi dalam makanan untuk pemain Arema.

“Kami selalu memperhatikan soal makanan ini untuk mendapatkan nutrisi yang bagus. Tapi, kita tidak boleh lupa, bahwa pemain dan semua orang di sini sudah terbiasa makan makanan yang biasanya dimakan. Kalau tiba-tiba menu makanan itu diganti, itu tidak bagus. Itu akan mengganti kebiasaan, karena makanan termasuk budaya bagi pemain,” kata Almeida.

Aturan Kebutuhan Nutrisi Pemain Arema Bukan Aturan yang Mengikat

Eduardo Almeida menegaskan, aturan yang dibuatnya soal nutrisi makanan bagi pemain Arema ini tidaklah mengikat. Salah satu pertimbangannya adalah soal tradisi, budaya dan kebiasaan itu tadi.

Pelatih berusia 43 tahun itu tak memberlakukan hukuman bagi mereka yang melanggar aturan menu makanan yang ditetapkan. Baginya, semua dikembalikan kepada pribadi si pemain itu sendiri sebagai pesepak bola profesional.

“Seperti orang Eropa misalnya, mereka yang biasa makan daging dan pasta tentu perlu adaptasi ketika tinggal di Asia dengan menu makanan berbeda. Oke kami buat aturan soal kualitas makanan, dan apa yang harus dimakan. Tapi, kami juga harus respek pada apa yang biasa mereka makan, tidak bisa merusak budaya tersebut,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.