Kedatangan Pelatih Anyar Arema Maju dari Rencana Semula

Kedatangan Pelatih Anyar Arema Maju dari Rencana Semula

Kedatangan pelatih anyar Arema untuk Liga 1 2021 mendatang dipastikan maju dari rencana semula. Kepastian itu diungkapkan General Manager Arema, Ruddy Widodo seiring penunjukan Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala.

Ruddy menyebut, proses negosiasi berjalan lancar sejauh ini. Komunikasi yang terjalin membuahkan penandatanganan offering letter (surat penawaran) yang diajukan oleh manajemen Arema, Jumat (30/4/2021) lalu.

Di hari yang sama, Ruddy juga sudah mengajukan permohonan VISA untuk pelatih asal Portugal itu. Karena kedutaan besar Portugal di Indonesia libur pada Sabtu dan Minggu, maka harapannya VISA tersebut bisa keluar Senin atau paling lambat Selasa besok.

“Tidak jadi berangkat 15 Mei, tapi maju 10 Mei, dengan catatan VISA-nya keluar Senin (3/5/2021) atau Selasa (4/5/2021) besok. VISA ini salah satu syarat untuk pemesanan tiket internasional. Pemesanan tiket ini juga tidak bisa mendadak, paling lambat seminggu setelah VISA keluar, agar pelatih bisa mempersiapkan diri, termasuk dapat surat tes swab PCR negatif,” kata Ruddy.

Alasan Kedatangan Pelatih Anyar Arema Maju

Ruddy menambahkan, jika berangkat dari Portugal pada 10 Mei, maka diperkirakan 11 Mei Eduardo Almeida sudah tiba di Jakarta pada 11 Mei. Namun, eks pelatih Semen Padang itu tidak bisa langsung terbang ke Malang.

Eduardo harus menjalani karantina mandiri di Jakarta selama lima hari, baru bisa ke Malang. Sesampainya di Malang, adanya Perwali untuk warga imigran dari luar negeri dan orang asing memaksanya harus melakoni karantina mandiri tambahan selama tiga hari.

“Perkiraan, semua masa karantina itu beres pada 19 Mei, sehingga besoknya (20/5/2021), dia sudah bisa memimpin sesi latihan Arema. Sengaja kami majukan jadwal penerbangannya untuk antisipasi lamanya masa karantina ini,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.