Kelonggaran untuk Pemain Arema dari Indonesia Timur

Kelonggaran untuk Pemain Arema dari Indonesia Timur
Rachmat Latief belum hadir latihan (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema ikut bersimpati untuk para pemainnya yang keluarganya turut menjadi korban gempa Maluku, 26 September lalu. Sebagai salah satu bentuk simpati itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo memberikan kelonggaran untuk pemain Arema dari Indonesia Timur.

Sebelumnya, Kepulauan Maluku dilanda gempa dengan magnitudo 6,5 pada pagi hari. Pusat gempa berjarak 42 km Timur Laut Kota Ambon, Maluku Utara, dengan kedalaman 10 Km.

Tercatat, ada tiga pemain Arema yang berasal dari Maluku, yakni Ridwan Tawainella, Alfin Tuasalamony, dan Ricky Ohorella. Khusus untuk Ridwan dan Alfin, dikabarkan rumah keluarga di kampung halamannya di Tulehu mengalami retak-retak, hingga terpaksa mengungsi.

“Ini kan mumpung ada libur agak panjang, sambil menunggu kepastian jadwal Liga 1 2019. Ada beberapa pemain Arema dari Indonesia Timur, tiga di antaranya dari Maluku. Kami berikan sedikit kelonggaran untuk bergabung latihan daripada pemain lain. Kami izinkan menengok keluarga di kampung halaman,” kata Ruddy.

Tinggal Dua Pemain

Ridwan Tawainella, Alfin Tuasalamony, dan Ricky Ohorella sudah hadir dalam sesi latihan hari kedua, Selasa (8/10/2019) kemarin. Tinggal dua pemain saja dari Indonesia Timur, yakni Hamka Hamzah dan Rachmat Latief.

Untuk pemain Arema dari Indonesia Timur lainnya, seperti Riky Kayame, Zidane Pulanda, dan Rifaldi Bawuo, juga sudah tampak dalam sesi latihan. Ruddy mencatat, pemain lain yang belum hadir adalah Agil Munawar yang memang sedang dalam proses pemulihan cedera lututnya.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tinggal dua pemain saja, kalau Hamka saya tahu sedang pemulihan cedera. Untuk Rahmat Latief saya belum tahu,” imbuh manajer berkaca mata ini.

Kembalikan pada Diri Pemain

Meski sudah memberi kelonggaran, Ruddy mengembalikan pada masing-masing pemain. Menurutnya, pemain profesional akan merasa punya tanggung jawab atas kewajibannya berlatih bersama tim.

“Kami tidak memberi batasan untuk kelonggaran tersebut, tapi kami kembalikan pada pemainnya masing-masing. Kalau merasa pemain profesional, tidak segera bergabung latihan, kemudian dianggap tidak siap, lalu tidak dimainkan pelatih, ya salahnya sendiri,” tegasnya.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.