Kembali ke Kediri Bersama Arema, Javier Roca Mengaku Tak Punya Dendam

Javier Roca mengaku tak punya dendam saat kembali ke Kediri bersama Arema. Pelatih Arema itu memimpin anak asuhnya menantang mantan klubnya, Persik Kediri di Liga 1 2022-2023 Pekan 10, Sabtu (17/9/2022), pukul 16.00 WIB.

Roca tercatat pernah melatih Persik sejak pertengahan Liga 1 2021-2022 lalu. Saat kompetisi musim ini baru berjalan tiga laga, pelatih asal Chile itu memutuskan hengkang.

Kini, setelah ditunjuk menjadi pelatih kepala Arema menggantikan Eduardo Almeida, Roca akhirnya kembali ke Stadion Brawijaya, Kediri. Namun, tak ada rasa dendam meski hengkangnya dulu kabarnya gara-gara persoalan internal.

“Saya senang bisa kembali ke sini, tapi dengan tujuan yang berbeda. Kalau soal perasaan, tidak ada yang spesial, apalagi ingin balas denam, tidak. Itu hanya membuat saya tidak menjadi lebih baik,” kata Roca.

Javier Roca Mengaku Tak Punya Dendam, Justru Ingin Berterima Kasih

Datang ke Kediri, Javier Roca justru ingin berterima kasih kepada Persik Mania, para pendukung Persik Kediri. Menurutnya, mereka sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.

Meski punya masalah internal di tim, saat melatih Persik, Roca dikenal cukup dekat dengan suporter. Tak heran saat kembali ke Kediri, pelatih berusia 45 tahun itu masih mendapatkan sambutan hangat.

“Terimakasih kepada suporter Persik, Persikmania, karena mereka selalu sambut saya di sosial media. Hari ini pun mereka sambut saya seperti keluarga, itu yang bikin saya senang,” imbuhnya.

“Apa pun yang terjadi di lapangan, itu ada beberapa hal lain yang menentukan. Yang saya tahu, saat di Kediri itu saya punya daya juang.”

Ini akan menjadi pertemuan ke-21 antara Arema dan Persik Kediri. BACA: Inilah rekam jejak pertemuan Arema dan Persik Kediri di segala ajang.